Wagub Jateng Pesan ke Pengungsi Merapi di Magelang: Ikuti Arahan Tim BPBD

Eko Susanto - detikNews
Jumat, 29 Jan 2021 14:27 WIB
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen mengunjungi pengungsi Gunung Merapi di Mertoyudan, Magelang, Jumat (29/1/2021).
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen mengunjungi pengungsi Gunung Merapi di Mertoyudan, Magelang, Jumat (29/1/2021). (Foto: Eko Susanto/detikcom)
Magelang -

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengunjungi pengungsian Gunung Merapi di Desa Banyurojo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, hari ini. Taj Yasin berharap para pengungsi mengikuti arahan petugas terkait.

"Saat ini kan (Gunung Merapi) masih Siaga. Kemarin kita tahu bahwa ada semburan awan panas, yang paling sulit sekarang itu adalah arah angin mau ke mana, sehingga memang di radius 1-3 km, kita harap mereka diungsikan dulu," kata Taj Yasin saat meninjau pengungsian Merapi di TEA Desa Banyurojo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jumat (29/1/2021).

"Kita nggak tahu sewaktu-waktu arah angin ke barat atau ke timur atau barat daya, utara, kita nggak tau, maka saya harap kepada penduduk di lereng Merapi sesuai arahan dari BPBD atau tim siaga bencana," sambungnya.

Taj Yasin lalu mengenang peristiwa erupsi Gunung Merapi pada 2006 silam. Dia berharap warga yang tinggal di lereng Gunung Merapi menuruti instruksi petugas dan tetap tinggal di pengungsian.

"Kami nggak mau lagi terjadi di tahun 2006, kita nggak mau terjadi di tahun 2010, mereka kejar-kejaran dengan awan (panas). Nggak mau, lebih baik di sini dulu. Kalau memang sudah aman kayak kemarin sempat pulang," tuturnya.

Taj Yasin Maimoen juga mengimbau para penambang di sepanjang aliran sungai dari gunung Merapi agar mengutamakan keselamatan. Hal ini mengingat arah angin yang tidak bisa diprediksi.

"Saya kemarin melihat sempat beredar video-video (penambangan), tolonglah keselamatan diutamakan. Kemarin sudah di-warning masih ada aja yang bandel, masih ngangkutin," kata Taj Yasin.

"Untuk para penambang, tolong juga ditaati apa yang sudah diinstruksikan teman-teman BPBD atau siaga bencana bencana. Kalau memang sudah warning, jangan ke atas lah," imbuhnya.

Terlepas dari itu, Taj Yasin menilai pengetahuan mitigasi bencana para pengungsi Gunung Merapi sudah baik. Sehingga ketika ada peringatan bahaya, warga dengan kesadaran diri mengungsi ke tempat aman.

"Saya melihatnya, mereka alhamdulillah sudah edukasinya bagus, mulai dari gotong royong di tempat pengungsian. Evakuasi dari masyarakat ketika ada warning, mereka langsung bisa menyadari. Kalau yang lama itu, kalau ketika mereka mau dievakuasi mereka nggak mau dulu," ujar Taj Yasin.

Simak selanjutnya...