Gunung Merapi Erupsi Siang Ini, Warga KRB 3 Klaten Mengevakuasi Diri

Achmad Syauqi - detikNews
Rabu, 27 Jan 2021 14:59 WIB
Gunung Merapi erupsi dilihat dari Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Klaten, Rabu (27/1/2021).
Gunung Merapi erupsi dilihat dari Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Klaten, Rabu (27/1/2021) (Foto: dok. Sukiman)
Klaten -

Gunung Merapi erupsi siang ini. Warga di kawasan rawan bencana (KRB) 3 di Kecamatan Kemalang, Klaten, turun mengevakuasi diri ke lokasi aman.

"Tadi sekitar pukul 12.00 WIB cukup besar," jelas Kordinator Organisasi Pengurangan Risiko Bencana (OPRB) Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Subur, kepada detikcom, Rabu (27/1/2021).

Abu vulkanik Gunung Merapi juga turun cukup tebal di Desa Tegalmulyo. Menurut Subur, abu yang turun pada siang hari lebih tebal. Warga yang melihat kolom abu besar langsung turun.

"Ini hujan abu cukup tebal. Ini abunya cukup tebal. Kita ini sedang evakuasi warga yang sebelumnya sudah naik berkegiatan di rumah dan tegal," jelas Subur.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Sukono, yang mengatakan erupsi Merapi tampak cukup besar. Warga yang beraktivitas di atas sebagian turun.

"Warga yang di atas beberapa dusun ini sudah turun. Warga tidak panik tapi sudah diminta turun," kata Sukono saat dihubungi detikcom.

Sejauh ini, lanjut Sukono, tidak ada abu turun di wilayahnya.

"Abu tidak ada tapi masih terlihat di langit. Arah angin ke timur mungkin sekitar Desa Tegalmulyo," jelas Sukono.

Terpisah, warga Desa Tlogowatu, Kecamatan Kemalang, Narwan, mengatakan kolom erupsi Merapi terlihat dari desanya cukup tinggi. Tapi hanya sebentar.

"Terlihat kolom asap sebentar cukup besar tapi kemudian tertutup mendung. Abu tidak sampai sebab Desa Tlogowatu di KRB 2," kata Narwan saat dihubungi detikcom.

Menurut Narwan, desanya berbatasan dengan Desa Tegalmulyo. Namun abu erupsi Gunung Merapi tidak sampai ke desanya karena arah angin ke timur.

"Angin ke timur, kemungkinan ke Boyolali abunya, tapi Desa Tegalmulyo informasi yang saya dapatkan cukup tebal," pungkas Narwan.

(rih/ams)