Mulai Dibangun, RS Lapangan untuk Corona Solo Pakai Standar Daerah Tempur

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Jumat, 22 Jan 2021 16:51 WIB
Peralatan untuk pembangunan RS lapangan khusus Corona tiba di Benteng Vastenburg Solo, Jumat (22/1/2021).
Peralatan untuk pembangunan RS lapangan khusus Corona tiba di Benteng Vastenburg Solo, Jumat (22/1/2021). (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Solo -

Rumah sakit lapangan (rumkitlap) untuk pasien virus Corona atau COVID-19 di Benteng Vastenburg Solo, Jawa Tengah mulai dibangun hari ini. Setelah selesai dibangun, rumkitlap ini akan diresmikan oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andhika Perkasa.

Komandan Korem 074/Warastratama, Kolonel Inf Rano Tilaar mengatakan logistik peralatan pendirian rumkitlap sudah datang di lokasi. Diperkirakan rumkitlap bisa beroperasi pada Februari 2021.

"Hari ini mulai dibangun dan selesai dalam waktu sekitar tujuh hari. Namun operasional nanti masih menunggu tenaga kesehatan (nakes)," kata Rano saat dijumpai wartawan di Benteng Vastenburg, Kota Solo Jumat (22/1/2021).

"Petunjuk dari Pangdam, nanti yang akan meresmikan adalah Bapak Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Andhika Perkasa," ujar dia.

Meski berbentuk tenda-tenda, Rano memastikan fasilitas akan sama dengan rumah sakit pada umumnya. Kondisinya pun steril dan siap untuk ruang isolasi pasien COVID-19 bergejala ringan hingga sedang.

"Selain fasilitas rumah sakit, ada yang juga hal teknis yang perlu diperhatikan, seperti saluran irigasi, MCK atau jamban portabel. Ini menjadi persyaratan kelayakan rumkitlap," ujar Rano.

Terkait masalah cuaca, Rano mengatakan rumkitlap dibangun dengan standar daerah tempur. Sehingga pasien tidak akan terkendala dengan cuaca di luar.

"Rumah sakit lapangan ini ideal seperti negara maju yang punya angkatan bersenjata maju yang memang diperuntukkan di daerah tempur. Tentu military aspect-nya akan bisa memproteksi dengan kondisi cuaca berubah ubah,"katanya.

Diberitakan sebelumnya, rumkitlap akan ditempatkan di bagian dalam sisi utara Benteng Vastenburg, Solo dengan sejumlah barak khusus untuk isolasi pasien COVID-19. Disediakan 100 tempat tidur pasien dan sejumlah fasilitas, seperti laboratorium hingga sinar-X.

Selain itu ada 100 orang tenaga kesehatan dari RS TNI Slamet Siyadi Solo yang akan disiagakan. Rano sebelumnya telah menjelaskan bahwa rumah sakit lapangan ini bukan barak biasa yang panas.

"Jadi ini bukan barak biasa yang panas. Ini tetap memiliki kualitas rumah sakit pada umumnya, hanya dipindahkan ke lapangan," ujarnya Jumat (15/1).

(sip/ams)