Truk Sayur Terguling Usai Tabrak Motor di Karanganyar, 1 Tewas

Andika Tarmy - detikNews
Kamis, 21 Jan 2021 21:13 WIB
Evakuasi truk sayur yang kecelakaan Karanganyar, Kamis (21/1/2021).
Evakuasi truk sayur yang kecelakaan Karanganyar, Kamis 21/1/2021. (Foto: Istimewa)
Karanganyar -

Truk pengangkut sayur terguling usai terlibat kecelakaan dengan pemotor di jalur Karanganyar-Tawangmangu, Desa Karangpandan, Kecamatan Karangpandan, Karanganyar, Jawa Tengah. Akibat kejadian ini, satu orang dilaporkan tewas sementara dua lainnya mengalami luka.

Berdasarkan informasi, kecelakaan maut ini terjadi sekitar pukul 16.00 WIB tadi. Kecelakaan berawal saat truk sayur nopol AD 1421 LP yang dikemudikan Danang (30) warga Kecamatan Jatiyoso, Karanganyar, melaju dari arah barat.

"Sesampainya di TKP, truk menghindari kendaraan bermotor tak dikenal yang keluar dari SPBU Karangpandan. Truk kemudian banting setir ke arah kanan, dalam waktu bersamaan melaju sepeda motor dari arah berlawanan," ujar Kanit Laka Polres Karanganyar Ipda Widya S Putri, dihubungi wartawan, Kamis (21/1/2021).

Widya melanjutkan, karena jarak yang sudah terlalu dekat, truk menabrak sepeda motor nopol AD 2397 AEF yang dikendarai Tunang Arief (23), warga Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar. Truk kemudian sempat terperosok ke parit dan terguling di jalan.

"Karena jarak terlalu dekat truk menabrak sepeda motor, kemudian truk terperosok ke parit dan terguling sehingga terjadilah laka lantas jalan," terangnya.

Dihubungi secara terpisah, anggota Relawan Karangpandan, Ade Irawan, mengatakan kondisi pengendara motor meninggal dunia, sementara pengemudi truk menderita luka. Kedua korban dievakuasi ke RSUD dr Moewardi Solo.

"Kami membantu evakuasi. Kondisi pengemudi motor meninggal, sementara sopir truk luka. Keduanya dibawa ke RSDM Solo," ujar Ade.

Sementara truk sayur yang terguling sempat membuat muatannya tumpah ke jalan. Ade menuturkan warga sekitar sempat membantu mengevakuasi muatan berupa sayur-sayuran tersebut menggunakan mobil bak terbuka.

"Truk bawa sayur, ada kol, kobis, sawi, tomat. Kemungkinan mau dibawa ke Pasar Karangpandan," imbuhnya.

(rih/mbr)