70 Nakes Tak Datang Saat Jadwal Vaksinasi COVID-19 di Kota Semarang

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 14 Jan 2021 18:18 WIB
Vaksinasi Corona secara nasional untuk para nakes dimulai. Berikut foto-foto vaksinasi di kawasan Depok dan Solo.
Vaksinasi Corona secara nasional untuk para nakes dimulai. (Foto: Tim detikcom)
Semarang - Proses vaksinasi COVID-19 tahap pertama di Jawa Tengah dimulai hari ini. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencatat ada 70 orang tenaga kesehatan di Kota Semarang yang terdaftar ikuti vaksinasi tapi tidak hadir.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto Prabowo menjelaskan di Kota Semarang ada 601 tenaga kesehatan yang terdaftar untuk divaksin COVID-19 hari ini.

"Yang tidak hadir 70, belum ada konfirmasi. Kemungkinan baru berhalangan, ada petugas tidak bisa ditinggal, namanya nakes. Bisa juga alasan lain, yang jelas nantinya akan dilayani," kata Yulianto dalam jumpa pers daring, Kamis (14/1/2021).

Selain itu, Yulianto menyebut ada 61 nakes yang pelaksanaan vaksinasinya ditunda karena faktor kesehatan.

"Yang ditunda itu karena alasan kesehatan, misal tensi agak tinggi atau kerendahan," ujarnya.

Saat ditanya apakah ada sanksi bagi yang tidak datang untuk ikut vaksinasi COVID-19 padahal sudah terdaftar dan dijadwalkan, Yuli menjelaskan akan melakukan klarifikasi lebih dahulu.

"Yang tidak datang akan kami klarifikasi dulu, pasti punya alasan. Kalau alasannya tidak bisa dipertanggungjawabkan tentunya akan ada langkah berikutnya. Langkah itu bisa persuasif dan edukatif. Intinya ini represif itu paling belakang, lah," tegasnya.

Untuk diketahui, vaksinasi COVID-19 tahap pertama di Jawa Tengah diutamakan untuk nakes di Kota Semarang, Kota Surakarta (Solo), dan Kabupaten Semarang. Yulianto menyebutkan untuk Solo total ada 366 orang yang terdaftar ikut vaksinasi COVID-19 hari pertama, namun yang divaksin baru sebanyak 330 orang.

"Kota Solo hari ini yang divaksin 330 orang, yang ditunda 18, yang eksklusi (dikeluarkan) juga 18. Total ada 366 untuk Solo," ujar Yulianto.

"Untuk Kabupaten Semarang tadi pagi baru dilakukan pencanangan. Baru ada enam pejabat yang divaksin hari ini," imbuhnya.

Lebih lanjut, kendala sempat terjadi di Kabupaten Semarang yaitu aplikasi yang berkaitan dengan pendaftaran nakes yang akan divaksin mengalami gangguan. Namun saat ini masalah tersebut sudah tertangani.

"Di Kabupaten Semarang aplikasi agak terganggu, sekarang sudah lancar. Maaf kepada teman-teman nakes utamanya di Kabupaten Semarang. Karena ini ada perbaikan aplikasi dari pusat," ujar Yulianto. (rih/sip)