Tanah Gerak di Purbalingga: 40 Rumah-Jalan Retak

Vandi Romadhon - detikNews
Kamis, 14 Jan 2021 17:42 WIB
Tanah bergerak di Purbalingga, puluhan rumah dan jalan terdampak.
Kondisi jalan retak di Purbalingga yang terdampak tanah gerak, Kamis (14/1/2021). (Foto: Vandi Romadhon/detikcom)
Purbalingga -

Tanah gerak terjadi di Desa Banjaran, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Akibatnya 40 rumah dan fasilitas umum seperti jalan dan jembatan mengalami retak-retak.

Pantauan detikcom di Dusun Sawangan, Desa Banjaran RT 19/RW 10, Kamis (14/1), beberapa rumah tampak retak-retak di bagian lantai dan dindingnya. Terlihat ada enam rumah yang mengalami keretakan parah hingga pondasinya nyaris ambles.

"Bencana tanah bergerak ada 40 rumah, jalan, dan jembatan yang terdampak," kata Kepala Desa Banjaran, Muhammad Ichmun, saat ditemui di lokasi, Bojongsari, Purbalingga, Kamis (14/1/2021).

Ichmun menuturkan peristiwa terjadi Rabu (13/1) malam. Dia menyebut sebelum peristiwa itu terjadi wilayahnya diguyur hujan deras.

"Bukan gempa karena terjadi sebelum pukul 12 malam. Penyebabnya karena hujan deras terus menerus kebetulan lokasinya dekat dengan Sungai Klawing," terangnya.

Tanah bergerak di Purbalingga, puluhan rumah dan jalan terdampak.Tanah gerak di Purbalingga, puluhan rumah dan jalan terdampak. Foto: Vandi Romadhon/detikcom

Ichmun menyebut tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, rumah dan fasilitas umum yang terdampak mengalami retak-retak. Saat ini belum ada warga yang mengungsi.

"Tidak ada korban jiwa, hanya paling parah enam rumah. Selebihnya masih bisa ditempati namun kami berharap tetap harus hati-hati," tambahnya.

Dia menyebut Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi telah menengok lokasi untuk memberikan bantuan kepada warga terdampak.

"Betul tadi siang Bu Tiwi melihat lokasi dan memberikan 40 paket bantuan," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan dan Logistik BPBD Purbalingga Mukhsoni mengatakan pihaknya masih mendata total bangunan yang terdampak akibat tanah gerak ini. Rencananya besok pihaknya bersama pakar geologi bakal melakukan kajian di lokasi yang terdampak tanah gerak.

"Data pasti belum masuk karena kades belum melaporkan, tapi besok akan melakukan kajian geologi kerja sama dengan badan meteorologi Bandung," terang Mukhsoni.

Simak video 'Rumah Rusak Akibat Tanah Gerak di Banjarnegara Dirobohkan':

[Gambas:Video 20detik]



(ams/rih)