12 Pelaku Begal Geng Motor Brutal Syndicate Asal Klaten Ditangkap

Ragil Ajiyanto - detikNews
Senin, 04 Jan 2021 18:06 WIB
Pelaku begal yang merupakan komplotan geng motor asal Klaten yang ditangkap di Boyolali. Para pelaku begal yang biasa beraksi di Boyolali, Sukoharjo, dan Karanganyar.
Pelaku begal yang merupakan komplotan geng motor asal Klaten yang ditangkap di Boyolali. (Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom)
Boyolali -

Polisi meringkus 12 pelaku begal diKabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Ke-12 pelaku merupakan anggota geng motor, dan tiga orang di antaranya masih di bawah umur.

"Ada 12 tersangka, sembilan tersangka dewasa dan tiga anak-anak di bawah umur, berumur 17 tahun," ujar Wakapolres Boyolali, Kompol Ferdy Kastalani, dalam keterangan pers di Gedung Satreskrim Mapolres Boyolali, Senin (4/1/2021).

Ferdy menyebut para pelaku begal itu tak segan melukai para korbannya. Mereka juga kerap mempersenjatai diri saat melakukan aksinya.

Ke-12 tersangka tersebut yaitu Muhammad Eko Pambudi (22), Ranggadigda Ajibirawa (20), Muhammad Nazal Asalam (19), Alfredo Teguh Utomo (19), Bagas Hani Prakoso (19), Damasus Bagas Setya Perkasa (21), Kautsar Bagas Kusuma (19), Mohammad Rezqal Azhima (20) dan Daffa Brilian Kusuma (19). Kemudian tiga tersangka yang masih di bawah umur yakni ARO (17), KVA (17) dan SAN (17).

Ferdy menyebut para pelaku merupakan warga Klaten. Ke-12 pelaku tersebut tergabung dalam geng motor bernama BRC (Brutal Syndicate) yang dipimpin Ranggadigda.

"Mereka ada pimpinannya yang mereka sebut kapten," terang Ferdy.

Polisi menyebut para pelaku sudah beberapa kali beraksi. Mereka melakukan aksinya tak hanya di wilayah Boyolali, tapi juga di Sukoharjo, dan Karanganyar.

"Di Boyolali sendiri ada 3 TKP (tempat kejadian perkara). Kemudian di Sukoharjo 3 TKP dan kemudian di Karanganyar 2 TKP," jelasnya.

Dia merinci TKP di Boyolali yakni di depan sirkuit Jalan Solo-Semarang, Kecamatan Mojosongo; Kecamatan Teras; dan Kecamatan Banyudono. Penangkapan itu bermula dari laporan kasus pembegalan pada Jumat (25/12/2020) sekitar pukul 05.00 WIB.

Kala itu ada tiga korban yakni Muhamad Ramdhani (21), Rosyid Ahmad Santosa (21) keduanya warga Kecamatan Delanggu, Klaten dan Hendri Triawan (20) warga Kecamatan Karangnongko, Klaten. Dari peristiwa itu para tersangka merampas sepeda motor matik Honda Scoopy, ponsel, uang ratusan ribu, surat-surat berharga, dan helm milik ketiga korban.

"Hasil dari laporan korban, tim Sapu Jagad Polres Boyolali berhasil mengungkap pada tanggal 29 Desember 2020, dengan hasil kita dapat mengenali identitas pelaku melalui CCTV. Kita berhasil mengungkap pelaku dan kita temukan 12 pelaku tersebut. Keseluruhannya berdomisili di klaten," terang Ferdy.

Pelaku begal yang merupakan komplotan geng motor asal Klaten yang ditangkap di Boyolali. Para pelaku begal yang biasa beraksi di Boyolali, Sukoharjo, dan Karanganyar.Pelaku begal yang merupakan komplotan geng motor asal Klaten yang ditangkap di Boyolali. Para pelaku begal yang biasa beraksi di Boyolali, Sukoharjo, dan Karanganyar. (Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom)

Dari kasus ini polisi menyita barang bukti antara lain, sepeda motor Scoopy, sejumlah ponsel, helm, satu pipa besi dan beberapa sepeda motor tersangka yang digunakan untuk beraksi. Saat ini para pelaku ditahan di Mapolres Boyolali untuk memperdalam pengembangan kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang dilakukan geng motor asal Klaten tersebut.

Selanjutnya pengakuan ketua geng motor asal Klaten soal aksi begal...

Selanjutnya
Halaman
1 2