ADVERTISEMENT

Round-Up

7 Fakta di Balik Aksi Pria Ludahi Petugas SPBU di Semarang

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Minggu, 27 Des 2020 09:26 WIB
Pemotor meludahi petugas SPBU UNIKA Kota Semarang, Jumat (25/12/2020).
(Foto: Tangkapan layar video viral/istimewa)
Semarang -

Sebuah video seorang pria di Semarang meludahi petugas SPBU beredar luas. Pria itu mengaku jengkel karena tidak dilayani. Namun 7 fakta terungkap di balik keputusan petugas SPBU yang enggan melayani pembelian orang tersebut.

Peristiwa yang terjadi hari Jumat (25/12) lalu itu viral di media sosial dalam bentuk video. Lokasi berada SPBU Unika Semarang sekitar pukul 08.45 WIB. Berikut ini sejumlah fakta di balik peristiwa tersebut:

1. Datang tanpa masker
Kala itu pria berinisial DB (40) itu datang ke SPBU tersebut tanpa mengenakan masker. Karena itulah petugas enggan melayaninya karena sesuai aturan memang dilarang melayani pembeli tanpa masker.

2. Sempat bersitegang dengan petugas
DB sempat beradu mulut dengan petugas, tidak lama kemudian pria itu meludahi petugas yang memperingatkannya karena tak mengenakan masker.

3. Dijemput polisi di rumahnya
Polisi kemudian turun tangan karena video peristiwa itu viral. Dari penelusuran, polisi berhasil mengamankan DB di rumahnya di Gajahmungkur Semarang. "Tidak ada pelaporan, kami cek TKP, lakukan klarifikasi, dan mendapatkan yang bersangkutan (pelaku), " kata Kapolsek Banyumanik, Kompol Benny Hartawan.

4. Pelaku merasa jengkel tak dilayani
Kepada polisi, DB memang mengaku tidak terima karena tidak dilayani mengisi bensin. Padahal sudah jelas tertulis aturan yang tidak bermasker dilarang masuk di SPBU. "Mengakunya dia jengkel karena tidak dilayani karena tidak pakai masker, " tandas Benny.

5. Penjelasan pihak SPBU
Supervisor SPBU tersebut, Kamal Rudat, mengatakan tidak ada kekerasan lain, namun pelaku meludah dan mengenai wajah korban. Ia menegaskan korban melakukan tugasnya karena aturan di SPBU tidak melayani yang tidak bermasker.

"Adu mulut sesuai di viral tersebut. Dengan situasi pandemi ini kita bantu pemerintah agar masyarakat pakai masker. Malah seperti itu," ujar Kamal.

6. Kesabaran korban dipuji
"Dari operator kita saya akui masih terus bersabar. Sampai akhirnya dia (pelaku) meludah. Muka kena (ludah), wajah," kata Supervisor SPBU, Kamal Rudat.

7. Pelaku akhirnya minta maaf
Menurut kepolisian pelaku sudah mengaku salah dan meminta maaf. Polisi juga sudah berupaya mempertemukan pelaku dan korban. "Dia sudah minta maaf," kata Kapolsek Banyumanik.

(alg/mbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT