ADVERTISEMENT

Menag Yaqut Pantau Misa Natal di Gereja Blenduk Semarang

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 24 Des 2020 22:37 WIB
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Quomas di GPIB Immanuel atau Gereja Blenduk, Kota Semarang, Kamis (24/12/2020).
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Quomas di GPIB Immanuel atau Gereja Blenduk, Kota Semarang, Kamis (24/12/2020). Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom
Semarang -

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Quomas melakukan kunjungan kerja pertamanya sebagai menteri di GPIB Immanuel atau Gereja Blenduk, Kota Semarang, Jawa Tengah. Gus Yaqut memantau jalannya misa Natal di gereja yang berada di kawasan Kota Lama Semarang tersebut.

Gus Yaqut disambut sejumlah anggota Banser saat tiba di kawasan Kota Lama dan sempat mampir di rumah makan dekat Gereja Blenduk. Kemudian ketika sampai di Gereja Blenduk, Gus Yaqut langsung disambut Ketua Jemaat GPIB Immanuel, Pendeta Immanuel Yorinawa Salawangi. Berbincang sebentar di depan pintu, kemudian Gus Yaqut masuk ke dalam gereja bersama beberapa orang.

Usai beberapa saat di dalam gereja, Gus Yaqut keluar dan mengatakan dirinya datang untuk mengunjungi umat Nasrani yang merayakan Natal sekaligus memperkenalkan diri sebagai Menteri Agama.

"Saya memperkenalkan diri sebagai Menteri Agama yang baru ditunjuk Presiden Jokowi untuk membantu beliau. Baru berumur dua hari ini. Saya yakinkan kepada saudara-saudara yang merayakan Natal bersama, saya yakinkan saya Menteri Agama untuk semua agama bukan hanya satu agama," kata Gus Yaqut, Kamis (24/12/2020).

Ia juga menjelaskan jika kedatangannya menyampaikan harapan agar antarumat beragama saling bergandengan tangan untuk menyebar kedamaian.

"Saya sampaikan pesan kepada saudara-saudara yang merayakan Natal, mari kita bergandengan tangan, mari jadikan agama ini sebagai sumber inspirasi menyebar kedamaian, menyebarkan kasih sayang. Ayo kita buang jauh-jauh anggapan bahwa agama menjadi norma konflik yang berbeda," jelasnya.

Sementara itu Majelis Jamaat, Ida Lomboan, mengatakan cukup senang dengan kedatangan Menteri Agama Yaqut Cholil Quomas. Hal itu menurutnya menunjukkan kerukunan antarumat beragama.

"Senang, karena tidak seiman pun tapi bisa bersama-sama malam hari ini. Menjaga kerukunan. Pak Menteri hadir tidak hanya untuk satu agama," kata Ida.

Kedatangan Menteri Agama Yaqut juga hampir bersamaan dengan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, bersama Forkopimda yang datang lebih dulu untuk meninjau pelaksanaan Natal di Kota Semarang. Hendrar atau Hendi mengatakan sempat bertemu sebentar dengan Menag Yaqut dan mengucapkan selamat.

"Kebetulan di Kota Lama kok kedatangan Pak Menteri. Ya hanya saling menyapa dan kami dari Semarang mengucapkan selamat. Pesannya jaga silaturahmi," kata Hendi.

Untuk diketahui, saat Natal, Gereja Blenduk biasanya menampung 600 jemaat setiap kali misa. Namun di tengah pandemi virus Corona ini pihak gereja tidak membuka tenda seperti tahun-tahun sebelumnya karena hanya 84 orang saja yang bisa mengikuti misa.

"Ini cuma 84 jemaat. Kapasitasnya 600 sampai dengan di luar pasang tenda. Namun ini situasi pandemi jadi disesuaikan," kata pengurus harian GPIB Immanuel, Anton.

(alg/rih)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT