Hari Ibu 2020

Cerita Adi Utarini Ilmuwan UGM Kebanggaan Jokowi Jadi Penyintas Corona

Pradito Rida Pertana - detikNews
Selasa, 22 Des 2020 08:10 WIB
Guru Besar UGM Prof Adi Utarini ilmuwan wanita yang dibanggakan Presiden Jokowi
Prof Adi Utarini ilmuwan wanita yang dibanggakan Presiden Jokowi (Foto: dok. IG adiutarinimusik)
Yogyakarta -

Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Adi Utarini menjadi salah satu ilmuwan wanita yang dibanggakan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ternyata, Adi Utarini merupakan penyintas virus Corona atau COVID-19.

Uut, sapan karibnya, membenarkan sempat terpapar virus Corona pada Maret 2020 lalu. Dia mengaku sempat dirawat selama 19 hari di rumah sakit.

"Alhamdulillah sudah sembuh, itu di bulan April saya mondok 19 hari dan setelah dinyatakan negatif lalu boleh pulang. Suami saya meninggal karena COVID-19," kata Uut saat dihubungi detikcom, Senin (21/12/2020) malam.

Uut mengungkap dia diketahui terpapar COVID-19 usai suaminya yang juga Guru Besar UGM, Prof Iwan Dwiprahasto, meninggal dunia karena Corona. Tak sampai sepekan setelah kepergian suaminya itu, dia dinyatakan positif Corona.

"Detailnya, Prof Iwan meninggal Selasa (24/3). Lalu hari Sabtu (28/3) saya masuk Sardjito dan selama 19 hari dirawat dan April pulang," ceritanya.

Uut bercerita selama menjalani perawatan COVID-19 dia mengaku mendapatkan pengalaman spiritual. Oleh karenanya, setelah sembuh dari virus Corona dia kemudian memutuskan untuk berhijab.

"Terus setelah menjalani musibah dan menjalani di RS, apa yang terjadi sejak April sampai Agustus itu adalah saya mengalami perjalanan spiritual yang hebat, seperti dielingke (diingatkan) sama Gusti Allah," katanya.

"Jadi selama April sampai Agustus saya di rumah karena pandemi. Yang saya lakukan selama di rumah sakit itu saat-saat di mana saya banyak merenung tentang kehidupan karena suami meninggal. Setelah pulang saya putuskan untuk berhijab," sambung Uut.

Guru Besar Fakultas Kedokteran UGM ini lalu menjalani masa idah selama 4 bulan 10 hari, usai suaminya meninggal dunia. Beruntung, masa pandemi COVID-19 memudahkannya untuk melaksanakan ajaran agama tersebut.

"Lalu karena pandemi saya bisa menjalani itu. Lalu saya ngantor 3 Agustus, resmi bulan Juli sudah terlibat rapat. Saya harusnya berperan jadi ketua peneliti, tapi saat punya keterbatasan lalu saya serahkan ke dr Riris Andono Ahmad sampai Agustus," ucap Uut.

Simak juga video 'Frustrasi Pandemi Corona, Masyarakat Alami Pandemic Fatigue':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya...

Selanjutnya
Halaman
1 2