UGM Belum Beri Penghargaan ke Adi Utarini, Ilmuwan yang Dibanggakan Jokowi

Pradito Rida Pertana - detikNews
Senin, 21 Des 2020 14:27 WIB
Ilmuwan Wanita Indonesia
Dua ilmuwan wanita Indonesia, Tri Mumpuni dam Adi Utarini. Foto: Instagram @jokowi
Yogyakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membanggakan dua ilmuwan wanita yang prestasinya diakui dunia. Salah satunya adalah Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Adi Utarini yang masuk dalam daftar 10 orang yang membantu pengembangan ilmu pengetahuan di dunia tahun ini berdasarkan Nature.

Terkait hal tersebut, UGM mengaku belum memberikan penghargaan khusus bagi Adi.

"Belum (memberikan penghargaan khusus dari UGM kepada Adi Utarini)," kata Rektor UGM Panut Mulyono saat dihubungi detikcom, Senin (21/12/2020).

Namun, Panut menyebut tidak menutup kemungkinan Adi akan mendapat penghargaan. Pasalnya penghargaan insan UGM berprestasi dan UGM Award diberikan saat rangkaian Dies Natalis UGM.

"Karena kami ada penghargaan Insan UGM Berprestasi dan UGM Award (Penghargaan UGM). Kedua jenis penghargaan itu diberikan dalam rangkaian Dies Natalis UGM," ujar Panut.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membanggakan dua ilmuwan wanita yang prestasinya diakui dunia. Mereka adalah Adi Utarini dan Tri Mumpuni. Adi Utarini sendiri masuk dalam daftar 10 orang yang membantu pengembangan ilmu pengetahuan di dunia tahun ini berdasarkan Nature. Nature merupakan jurnal ilmiah yang berbasis di Inggris.

Sosok kedua ilmuwan wanita ini dipamerkan Jokowi melalui akun Instagram-nya, Minggu (20/12/2020). Adi Utarini dan Tri Mumpuni memang sudah malang melintang di bidang keilmuan masing-masing.

Dikutip dari situs resmi Universitas Gadjah Mada, Adi Utarini merupakan lulusan dari Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada tahun 1989. Dia menyelesaikan Master of Science di bidang Maternal and Child Health dari University of College London pada 1994 (British Council Awards), Master of Public Health pada 1998, dan Doktor Philosophy dari Umea University Swedia pada 2002 (STINT dan TDR Awards).

Pada 2011, Adi Utarini dikukuhkan sebagai profesor di Kesehatan Masyarakat. Dalam proses pembelajaran, ia mengampu mata kuliah Kebijakan dan Manajemen Mutu dan Metode Penelitian. Di bidang mutu pelayanan, dia pernah memimpin kompartemen Mutu di organisasi Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia dan Editor Utama The Journal of Hospital Accreditation yang diterbitkan oleh KARS bersama PKMK UGM.

Selain itu, dia menjadi anggota Dewan Penelitian Nasional dan pernah berperan sebagai Wakil Dekan untuk penelitian, pengabdian masyarakat, dan kolaborasi di Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (2012-2016). Saat ini, Adi merupakan Guru Besar FK-KMK UGM. Selain aktif di dunia akademik, Adi juga dikenal gemar bermain piano, tenis meja, dan bersepeda.

(rih/rih)