Asrama Haji Donohudan Boyolali Rawat 20 Pasien OTG, Mayoritas dari Solo

Ragil Ajiyanto - detikNews
Jumat, 11 Des 2020 15:40 WIB
Asrama Haji Donohudan Boyolali digunakan sebagai tempat karantina pasien virus Corona (COVID-19). Asrama haji di Boyolali ini dikhususkan untuk merawat pasien OTG Corona.
Asrama Haji Donohudan Boyolali. (Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom)
Boyolali -

Asrama Haji Donohudan Boyolali hampir sepekan ini dibuka sebagai tempat karantina pasien virus Corona atau COVID-19. Asrama Haji Donohudan kini merawat 20 pasien tanpa gejala (OTG) virus Corona.

"Hingga siang ini ada 20 orang yang dirawat di Asrama Haji Donohudan," kata Penanggung Jawab Isolasi OTG wilayah Solo Raya, Sigit Armunanto, dihubungi detikcom, Jumat (11/12/2020).

Sigit menyebut semua pasien OTG Corona itu berasal dari Solo Raya. Namun, mayoritas pasien tersebut berasal dari Solo.

"Ada dari Karanganyar, Klaten dan Kota Solo. Paling banyak dari Solo, ada belasan orang," jelasnya.

Dia menambahkan semua pasien tersebut dalam kondisi baik. Pihaknya pun fokus untuk meningkatkan imunitas atau antibodi pada pasien OTG Corona tersebut.

"Yang dirawat di sini kan untuk yang OTG, biar cepat sembuh. Antibodinya sudah bagus," imbuh Sigit.

Untuk diketahui, Asrama Haji Donohudan ini menjadi lokasi karantina darurat pasien COVID-19 di wilayah Solo Raya. Dalam sehari pihaknya menerima pasien sebanyak dua kali yakni pada pukul 10.00-13.00 WIB, dan pukul 16.00-19.00 WIB.

"Mekanismenya nanti teman-teman di sini akan menerima pasien OTG dengan syarat harus kiriman dan merupakan pasien yang direkomenmdasikan oleh Satgas Kabupaten/Kota. Sehingga mereka nanti ke sini harus membawa surat itu, KTP mesti untuk dirawat di sini selama OTG tersebut," kata Sigit.

Terpisah, Kepala Pengelola Asrama Haji Donohudan, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Provinsi Jateng, Bambang Sumanto menambahkan pihaknya memiliki kapasitas 2.059 tempat tidur. Namun, selama digunakan untuk karantina pasien Corona ini pihaknya hanya menyediakan 872 tempat tidur.

"Kalau di musim haji kita kan ada 2.059 bed (tempat tidur), tapi untuk kaitannya dengan isolasi (pasien Corona) ini bisa dipakai 872 (bed), dengan catatan kan harus jaga jarak," kata Bambang Sumanto, Senin (7/12).

(ams/sip)