Sempat Positif Corona, Wakil Rektor IV Universitas Muria Kudus Wafat

Dian Utoro Aji - detikNews
Sabtu, 05 Des 2020 09:20 WIB
Universitas Muria Kudus (UMK).
Universitas Muria Kudus (UMK). Foto: Dian Utoro Aji/detikcom
Kudus -

Kabar duka menyelimuti Universitas Muria Kudus (UMK), Jawa Tengah. Wakil Rektor IV UMK Subarkah meninggal pagi ini.

Kabar duka tersebut tersiar di sejumlah grup WhatsApp. Subarkah dikabarkan meninggal pada Sabtu (5/12) pukul 06.00 WIB.

Pada pesan tersebut menjelaskan bahwa sosok Subarkah adalah orang yang baik. Dalam pesan itu juga mengajak mendoakan almarhum Subarkah.

"Innalillahi wainnailaihi rojiun

Jam 6 Hari ini Tanggal 5 Desember 2020 telah Meninggal dunia Bapak Dr. H. Subarkah, SH M.Hum Pengurus Syuriyah PCNU Kudus, Ketua BPPMNU Hasyim Asy'ari Kudus, Wakil Rektor UMK, aktifis LPBHNU sejak mudanya, banyak berkiprah utk umat, aktif di MUI, BWI, dan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan. Orangnya sangat baik hati dan suka membantu sesama. Selamat jalan Bapak Subarkah, kami bersaksi jenengan orang baik, pasti husnul khotimah dan semoga Allah memberikan rahmat kebahagiaan di alam abadianmu, lahul fatihah....

Amin," begitu tulis pesan yang beredar di WhatsApp seperti dilihat detikcom, Sabtu (5/12/2020).

Wakil Rektor I UMK Murtono saat dimintai konfirmasi membenarkan jika Wakil Rektor IV Subarkah meninggal pada hari ini. Namun dia belum mengetahui penyakit yang diderita rekannya tersebut.

"Iya benar, hanya kami tidak tahu penyakit yang diderita. Karena kami sudah sejak dua pekan WFH (work from home)," kata Murtono saat dimintai konfirmasi detikcom lewat sambungan telepon, Sabtu (5/12).

Terpisah, Rektor UMK Suparnyo mengatakan almarhum sudah sejak 20 hari izin karena sakit. Awalnya diagnosisnya sakit tipes dan sempat dites swab hasilnya disebut terkonfirmasi positif virus Corona atau COVID-19. Namun hasil swab terakhir dinyatakan negatif COVID-19.

"Kemarin beritanya gitu (terkonfirmasi positif COVID-19), hari kemarin sudah negatif. Sudah diisolasi di ruang biasa. Sudah negatif. Mungkin ada penyakit lain tidak tahu," kata Suparnyo saat dimintai konfirmasi detikcom lewat sambungan telepon, Sabtu ini.

"Sudah setelah kemarin diisolasi. Sakitnya dua minggu lalu di rumah sakit. Kira-kira 20-an hari dari sakitnya. Penyakit sakitnya diagnosisnya awal tipes," sambungnya.

Terkait pemakaman, kata dia belum mengetahui secara pasti.

"Rencana pemakaman belum ada informasi kemungkinan di Melati, Kudus. Belum ada informasi," imbuh Suparnyo.

(rih/rih)