Round-Up

Heboh Pejabat Kena Dampak Acara HRS, Melihat Lagi Dangdutan Waket DPRD Tegal

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 17 Nov 2020 15:14 WIB
Acara dangdutan yang digelar Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo, Rabu (23/9/2020)
Acara dangdutan yang digelar Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo (Foto: Imam Suripto/detikcom )
Yogyakarta -

Kerumunan di acara Maulid Nabi dan pernikahan putri Habib Rizieq Syihab di Petamburan hingga kerumunan ceramah Rizieq di Megamendung, Bogor, berbuntut pencopotan dua Kapolda dan pemanggilan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke polisi. Hal ini merupakan buntut dari acara kerumunan yang abai protokol kesehatan. Lalu bagaimana penanganan kasus dangdutan Wakil Ketua DPRD Tegal Wasmad Edi Susilo?

Dirangkum detikcom, ada dua Kapolda yang dicopot dari jabatannya seusai acara Habib Rizieq yang menimbulkan kerumunan. Selain itu, ada dua Kapolres yang wilayah hukumnya menjadi lokasi kerumunan, yakni Kapolres Jakarta Pusat dan Kapolres Bogor, pun ikut dicopot.

"Ada dua kapolda yang tidak melaksanakan perintah dalam menegakkan protokol kesehatan, maka diberikan sanksi berupa pencopotan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (16/11/2020).

"Yaitu Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat," sambung Argo.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut terkena dampak kerumunan acara Rizieq. Pihak kepolisian memanggil Anies bersama sejumlah pihak seperti aparat lingkungan setempat, KUA hingga Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara untuk dimintai klarifikasi terkait pelanggaran protokol kesehatan.

Anies pun hadir memenuhi undangan klarifikasi dari Polda Metro Jaya Selasa (17/11) pukul 09.40 WIB. Sementara itu, polisi mengatakan ada 14 orang yang dimintai keterangan hari ini, namun hanya sembilan orang yang hadir.

"Pertama Bapak Gubernur, kemudian ada Bapak Wali Kota Jakpus, ada Kepala Biro Hukum, lalu ada Kepala KUA Tanah Abang, juga ada camat, RT dan RW. Tadi ada lurahnya tapi lurahnya reaktif (tidak dimintai keterangan), dan Pak Kasatpol PP yang hadir hari ini. Juga ada Bhabinkamtibmas," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Selasa (17/11).

Tiga orang yang tidak hadir hari ini meminta diundur besok. "Ada beberapa yang minta diundur besok, seperti saksi nikah, lalu panitia penyelenggara, dan ada beberapa saksi tamu," ucap Yusri.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3