Ki Seno Meninggal, Dosen Pedalangan ISI Yogya: Sulit Cari Penggantinya

Pradito Rida Pertana - detikNews
Rabu, 04 Nov 2020 11:41 WIB
Pelayat berdatangan di rumah duka dalang Ki Seno Nugroho, Bantul, Yogyakarta, Rabu (4/11/2020). Dalang Ki Seno wafat pada Selasa (3/11/2020) malam.
Suasana rumah duka Ki Seno Nugroho, Bantul. (Foto: PIUS ERLANGGA/detikcom)
Yogyakarta -

Dalang asal Yogyakarta Ki Seno Nugroho meninggal dunia malam tadi. Seorang Dosen Jurusan Pedalangan, Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Aris Wahyudi, menilai sulit mencari penerus sosok Ki Seno.

"Jadi Ki Seno Nugroho itu kalau saya mengatakan dalang fenomenal ya, jadi sangat luar biasa. Dengan meninggalnya Ki Seno sangat-sangat kehilangan," kata Aris Wahyudi saat dihubungi detikcom, Rabu (4/11/2020).

Menurutnya, Ki Seno Nugroho mampu menembus pasar di luar Yogyakarta. Di mana hal itu dinilainya jarang bisa dilakukan dalang asal Yogyakarta.

"Karena menurut pengamatan saya baru Ki Seno Nugroho yang mampu menembus pasar di luar Yogyakarta, Jawa Timur terutama. Jadi Jawa Timur itu sebelum Ki Seno Nugroho dengan pedalangan Ngayogyakarta itu susah, tapi begitu ki seno Nugroho, Jawa Timur disasak, itu luar biasa," ujarnya.

Terlebih, kata Aris, pembawaan Ki Seno saat mendalangi berbeda dari kebanyakan dalang lainnya. Ki Seno disebutnya mampu menembus batas dimensi ruang dan usia.

"Ki Seno Nugroho ini, dia orang luar biasa ya, jadi anugrah yang luar biasa bagi saya dan dia itu mampu menembus batas dimensi ruang dan usia kalau untuk penontonnya. Jadi Ki Seno itu penonton usia muda yang masuk dan penonton usia tua juga menerima. Jadi menembus lintas batas usia," ucapnya.

Oleh karena itu, dia mengaku akan sulit untuk menemukan pengganti sosok Ki Seno. Bahkan Aris melihat sudah banyak yang mencontoh gaya Ki Seno tapi tidak bisa sesukses Ki Seno.

"Dan ini ke depannya saya ndak yakin ada dalang seperti Ki Seno Nugroho atau tidak. Karena itu anugerah, tidak bisa (tergantikan) mas," katanya.

"Di teman-teman itu sudah banyak yang nyonto (mencontoh) strategi Ki Seno, teman-teman di Solo juga ada, tapi nggak bisa seperti Ki Seno. Seperti halnya dulu banyak mencontoh Ki Haji Sugito kan, tapi apa ada yang seperti Ki. Haji Sugito kepopulerannya," lanjutnya.

Diberitakan sebelumnya Ki Seno Nugroho, meninggal dunia malam ini, Selasa (3/11) malam. Kabar tentang wafatnya dalang muda fenomenal tersebut awalnya tersebar dari grup-grup pertemanan kalangan seniman di Yogyakarta dan Solo. Kepastian tentang wafatnya Ki Seno, dikonfirmasi oleh Oriza, salah seorang pesinden dari Warga Laras, grup kesenian yang biasa mengiringi pementasan Ki Seno.

(sip/sip)