Mulai 3 November, Malioboro Diuji Coba Bebas Kendaraan Bermotor

Pradito Rida Pertana - detikNews
Sabtu, 31 Okt 2020 17:59 WIB
uji coba malioboro bebas kendaraan bermotor
(Foto: Dok. Humas Pemda DIY)
Yogyakarta -

Dinas Perhubungan (Dishub) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan uji coba Malioboro bebas kendaraan bermotor pada hari Selasa (3/11/2020). Uji coba itu berlangsung 2 pekan.

Plt Kepala Dishub DIY, Ni Made Dwi Panti Indrayanti mengatakan, kawasan Malioboro merupakan bagian dari kawasan sumbu filosofi yang sedang diajukan ke world heritage UNESCO.

Berkenaan dengan hal tersebut, penataan transportasi menjadi salah satu poin penting. Pasalnya Malioboro merupakan pusat berlangsungnya kegiatan ekonomi masyarakat dan sering terjadi kepadatan di kawasan tersebut.

"Sehingga perlu adanya penanganan rekayasa dan manajemen lalu lintas agar Malioboro bisa mendukung fungsi-fungsi yang menjadi bagian world heritage tersebut," ucapnya melalui video wawancara antara Humas Pemda DIY dan Dishub DIY, Sabtu (31/10/2020).

Rekayasa lalu lintas itu seperti Selasa Wage, yakni tidak ada kendaraan bermotor yang melintas di kawasan Malioboro. Selain itu, Dishub membuat rekayasa rute saru arah di sekitar kawasan tersebut.

"Jadi sekarang ini kami menerapkan sistem manajemen dan rekayasa lalu lintas yang kami sebut dengan giratori penuh dengan modifikasi satu arah," ujarnya.

Made menjelaskan, giratori adalah berlawanan dengan arah jarum jam. Sehingga arus lalu lintas di sekitar kawasan Malioboro akan searah dengan rute melawan arah jarum jam.

"Jadi nanti satu arah, dan akan diberlakukan khusus di seputaran kawasan Malioboro. Jadi dari Jalan Suryotomo, dari Jalan Mataram, dari Abu Bakar Ali, Pembela Tanah Air kemudian Suprapto itu satu arah," katanya.

"Khusus untuk jalan Malioboro kami hanya memperkenankan kendaraan tidak bermotor yang boleh melintas, kecuali bus Transjogja. Kemudian untuk (kendaraan) kepolisian, layanan kesehatan, pemadam kebakaran dan kendaraan patroli," imbuh Made.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3