Pemkot Imbau ASN Libur Cuti Bersama di Yogya: Biar Ada Lentingan Ekonomi

Pradito Rida Pertana - detikNews
Selasa, 27 Okt 2020 16:47 WIB
Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi. Foto diambil Selasa (27/10/2020)
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi. (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)
Yogyakarta -

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta tidak membatasi ASN-nya untuk berwisata selama libur cuti bersama. Salah satu alasannya yakni menjadikan momen libur cuti bersama ini sebagai titik balik bangkitnya perekonomian di Kota Gudeg.

"Kita tidak membatasi dan tidak meminta (ASN berwisata selama libur panjang), karena program dari Yogya untuk Yogya. Harapan kami di masa liburan ini menjadi jembatan untuk warga Yogya menikmati destinasi wisata setelah berada di Jakarta," kata Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, saat ditemui wartawan di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kantor Gubernur DIY, Kecamatan Danurejan, Kota Yogyakarta, Selasa (27/10/2020).

Meski begitu, Heroe menyarankan para ASN agar berlibur di Yogyakarta saja. Sehingga diharapkan roda perekonomian di Yogyakarta makin bergeliat.

"Saya sampaikan teman-teman ASN saat berbelanja sebanyak Rp 100 ribu dapat menghidupi sebanyak lima jiwa. Misalnya untuk yang memproduksi, untuk yang menjual, untuk transportasi," ucapnya.

"Sehingga libur panjang ada lentingan proses ekonomi di masyarakat. Kita sambut liburan dengan protokol kesehatan untuk menumbuhkan ekonomi," imbuh Heroe.

Oleh karena itu, dia mengimbau masyarakat Kota Yogyakarta tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19 secara ketat saat libur panjang. Dengan disiplin protokol kesehatan COVID-19 baik warga maupun pengunjung di Kota Yogya bisa merasa aman dan nyaman.

"Warga pada masa liburan banyak tamu untuk sambut tamu dengan cara memberikan protokol kesehatan secara maksimal. Harapan kami dengan demikian mereka merasa nyaman dan aman dengan cara melindungi mereka dengan menerapkan prokes (protokol kesehatan) secara maksimal," ujarnya.

Heroe menyebut pihaknya menggelar apel siaga yang terdiri dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Perhubungan, Pol PP, Jogoboro, TNI, dan Polri untuk menyambut libur cuti bersama besok. Saat libur cuti bersama nanti pihaknya akan menyiagakan petugas di sepanjang Malioboro hingga area Keraton Yogyakarta.

"Untuk sanksi ada, tapi kita berharap tidak ada sanksi yang diberikan kepada wisatawan. Kita ingin persuasif, saya yakin mereka (wisatawan) tidak mau membuat kenangan menyapu jalan saat liburan," ucapnya.

(ams/sip)