Sekeluarga Tewas Kebakaran di Tangerang Dimakamkan Satu Liang Lahat

Pradito Rida Pertana - detikNews
Sabtu, 24 Okt 2020 15:53 WIB
Pemakaman sekeluarga tewas dalam kebakaran di Tangerang dimakamkan di Gunungkidul, Jumat (23/10/2020) malam.
Pemakaman sekeluarga tewas dalam kebakaran di Tangerang dimakamkan di Gunungkidul, Jumat (23/10/2020) malam. Foto: dok, PMI Kabupaten Gunungkidul
Gunungkidul -

Saidun Sinada (55) dan istri serta ketiga anaknya tewas dalam kebakaran di Perum Bumi Permai Sentosa, Desa Palasari, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang. Kelima sekeluarga itu sudah dimakamkan satu liang lahat di Gunungkidul tadi malam.

Ketua PMI Gunungkidul Iswandoyo mengatakan kelima korban itu dimakamkan di TPU Padukuhan Gunungbang, Kalurahan Bejiharjo, Kapanewon Karangmojo, Gunungkidul, Jumat (23/10).

"Untuk jenazah sudah di kebumikan oleh Warga setempat dibantu PMI dan BPBD Gunungkidul. Semua itu atas permintaan keluarga dan Pemerintah Desa setempat," kata Iswandoyo dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (24/10/2020).

Kelima identitas jenazah itu adalah Saidun Sinaga, Rianti, Risa Anggraini Sinaga, Aghnia Anggraini, dan Alfin Akbar Sinaga. Kelimanya diketahui merupakan warga Kepanewon Karangmojo, Gunungkidul.

"Korbannya itu orangtua dan ketiga anaknya. Nah, informasi dari pak Dukuh itu (dimakamkan) satu liang lahat," kata Lurah Bejiharjo Yanto saat dihubungi wartawan, Jumat (23/10).

Yanto memastikan bahwa sekeluarga tewas korban kebakaran di Tangerang itu merupakan perantau dari Gunungkidul. Mereka diketahui tinggal di Tangerang sejak lama.

"Pasangan ini sudah merantau di Tangerang sudah lama dan sudah berdomisili di sana. Jadi belum ada data yang terperinci," ucapnya.

Peristiwa kebakaran itu terjadi pada Jumat (23/10) pukul 01.30 WIB. Tak hanya menewaskan penghuninya, kebakaran juga menghanguskan mobil dan 3 motor di lokasi tersebut.

"Sekitar pukul 01.30 WIB, saksi Agus, yang saat itu sedang tertidur, terbangun. Kemudian mendengar suara letupan kecil di depan rumah," kata Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Setiawan saat dihubungi detikcom, Jumat (23/10).

Saksi Agus lalu mengecek suara tersebut dan melihat rumah korban Saidun dilalap si jago merah. Api kala itu sudah membakar sebagian plafon depan kamar rumah Saidun.

(ams/ams)