Oknum Hakim PN Cilacap Diduga Selingkuh, MA Turun Tangan

Tim detikcom - detikNews
Senin, 19 Okt 2020 13:41 WIB
selingkuh, perslingkuhan, binor, pelakor
Ilustrasi perselingkuhan. (Andhika-detik)
Yogyakarta -

Seorang pria di Medan bernama Rudi melaporkan dugaan perselingkuhan istrinya yang berinisial LW, dengan seorang hakim di Pengadilan Negeri (PN) Cilacap, IZ. Mahkamah Agung (MA) memastikan bakal menindaklanjuti laporan tersebut.

"Kami coba cek di Bawas apakah sudah ada masuk laporan mengenai kasus hakim IZ di PN Cilacap. Kabawas sedang mengecek dan sampai saat ini belum memberikan informasi sebab ada kalanya laporan itu masuk melalui ke email ke Bawas," kata Ketua Muda MA bidang Pengawasan, Hakim Agung Andi Samsan Nganro, saat dihubungi detikcom, Senin (19/10/2020).

Andi menuturkan laporan tersebut belum diterima Badan Pengawas (Bawas) MA. Namun, pihaknya memastikan bakal segera memproses laporan tersebut jika sudah masuk ke MA.

"Yang jelas jika sudah sampai laporannya kepada kami pasti akan ditindaklanjuti segera," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, dugaan perselingkuhan itu dilaporkan RDP setelah istrinya mengakui semua perbuatannya dengan oknum hakim berinisial IZ yang kini bertugas di PN Cilacap. Kejadian itu sendiri berawal saat oknum hakim tersebut bertugas di Tebing Tinggi, Sumatera Utara pada 2013 silam dan berlanjut sampai 2020.

"Awal ceritanya dulu 2013 saya pernah dapati SMS mereka, kemudian kartunya saya patahkan, setelah itu saya tidak dapat kabar sama sekali sampai 2020. Jadi 2020 mungkin istri saya ada penyesalan akhirnya dia minta maaf ke saya, ceritalah dia semuanya, bahkan ceritanya itu semua saya kirimkan ke IZ hakim PN Cilacap," kata RDP saat dihubungi detikcom, hari ini.

RDP melaporkan IZ ke KY dan MA serta ke PN Cilacap dengan menyertakan sejumlah bukti yang diantaranya hasil komunikasi istrinya dengan oknum hakim tersebut dan bukti hotel yang digunakan keduanya serta keterangan hasil pengakuan istrinya. Bahkan untuk memastikan pengakuan istrinya tersebut, RDP juga sempat melakukan konfirmasi ke IZ, namun tidak pernah mendapatkan tanggapan.

Karena tak kunjung mendapatkan konfirmasi dari IZ, akhirnya Rudi melaporkan ke KY dengan nomor konfirmasi 0973/IX/2020/S yang telah diverifikasi dan ke MA dengan nomor 1347/BP/A/VIII/2020 yang saat ini sedang dalam proses tindak lanjut.

Humas PN Kelas IA Cilacap Kartiono saat dimintai konfirmasi membenarkan hakim IZ masih bertugas di tempatnya. Namun, pihaknya mengaku masih akan menunggu surat resmi dari Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) terkait dugaan perselingkuhan itu.

"Oh iya ya IZ, benar bertugas di Cilacap. Saya belum konfirmasi dengan surat masuk, Pak Ketua mungkin ya, kalau surat belum ada di saya," ujar Kartiono saat dihubungi detikcom, Senin (19/10).

(ams/sip)