10 Pegawai Dinas Catatan Sipil Blora Kena Corona

Febrian Chandra - detikNews
Selasa, 06 Okt 2020 14:46 WIB
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Blora
Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Blora (Foto: Febrian Chandra/detikcom)
Blora -

Sebanyak 10 pegawai di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Blora terkonfirmasi positif virus Corona atau COVID-19. Ke-10 pegawai ini merupakan hasil tracing dari seorang pegawai di front office Dindukcapil yang terkonfirmasi Corona pekan lalu.

"Hasil swab sudah keluar. Dari tes massal gelombang pertama yang diikuti 40 pegawai, ada 10 pegawai yang terkonfirmasi positif COVID," kata Plt Kepala Dindukcapil Blora Dewi Tedjowati saat dihubungi detikcom, Selasa (6/10/2020).

Ke-10 pegawai yang dinyatakan positif Corona itu menjalani tes swab pada Senin (28/9) lalu. Kemudian tes swab kembali digelar pada Sabtu (3/10) dan Senin (5/10), namun hasilnya belum keluar.

"Sisa pegawai hasilnya belum keluar dan kami minta untuk melakukan isolasi mandiri," tuturnya.

Dewi menyebut 10 pegawai yang terkonfirmasi Corona itu tidak menunjukkan gejala. Semua pegawainya itu menjalani isolasi mandiri.

"Saya cek, saya tanyakan keadaan semuanya dalam baik-baik saja, cukup menjalankan isolasi mandiri. Memang awalnya ada beberapa yang ketakutan sedikit paranoid kena COVID," tuturnya.

Dewi mengatakan, hingga saat ini pelayanan fisik pengambilan berkas ke kantor Dindukcapil masih ditutup. Pelayanan Dindukcapil dilayani secara online.

"Pelayanan tatap muka masih tutup hingga besok, Kamis tanggal 8 Oktober sudah dibuka kembali. Dari hitungan hari, seluruh pegawai sudah melakukan isolasi mandiri dan Rabu (7/10) besok adalah terakhir melakukan isolasi mandiri. Kecuali yang belum keluar hasil swab-nya, kita minta tetap menjalankan isolasi mandiri di rumah," terangnya.

Dewi menuturkan penutupan kantor Dindukcapil itu telah dilakukan sejak ditemukan seorang pegawainya positif Corona pada Rabu (28/9) lalu. Setelah dibuka lagi, pihaknya bakal membatasi kuota pelayanan.

"Itu pun setelah dibuka, sementara waktu akan dibatasi kuota pelayanannya," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang pegawai front office Dindukcapil Kabupaten Blora terkonfirmasi positif Corona pada Senin (28/9) lalu. Imbasnya kantor Dindukcapil pun ditutup selama sepekan dan pelayanan dialihkan secara online.

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dindukcapil Blora Agus Listioyono mengatakan pegawai yang positif Corona itu bekerja di bagian penerima layanan. Diduga pegawai itu tertular dari keluarganya.

"Ada keluarga dari pegawai itu yang positif COVID-19. Kemungkinan tertular melalui keluarga," terang Agus, Senin (28/9) lalu.

(ams/rih)