Jaksa Masih Teliti Berkas Kasus Dangdutan Wakil Ketua DPRD Tegal

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jumat, 02 Okt 2020 14:50 WIB
Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo diperiksa sebagai tersangka kasus dangdutan di tengah pandemi di Polda Jateng, Semarang, Rabu (30/9/2020).
Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo usai diperiksa di Polda Jateng, Semarang, Rabu (30/9). Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom
Semarang -

Polda Jawa Tengah telah menyerahkan berkas kasus Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo terkait konser dangdut di tengah pandemi virus Corona atau COVID-19 ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng. Jaksa hingga saat ini masih meneliti berkas kasus tersebut.

"Sesuai ketentuan pasal 138 KUHAP, setelah menerima berkas perkara, jaksa mempelajari dan meneliti dalam waktu 7 hari kemudian memberitahukan ke penyidik tentang lengkap atau belum lengkapnya berkas perkara," kata Asisten Intelijen Kejati Jateng Emilwan Ridwan di kantornya, Semarang, Jumat (2/10/2020).

Dia mengungkap, ada tiga jaksa yang meneliti berkas tersebut. Emilwan menjelaskan setelah berkas dinyatakan lengkap, persidangan akan digelar di Pengadilan Negeri Kota Tegal.

"Locus di Tegal. Sesuai pasal 84 KUHAP, Pengadilan Negeri berwenang mengadili perkara tindak pidana yang dilakukan di daerah hukumnya," jelas Emilwan.

Diberitakan sebelumnya, Wasmad menjadi tersangka karena menggelar hajatan konser dangdut di Lapangan Tegal Selatan pada 23 September 2020.

Ia disebut melanggar Pasal 93 UU No 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan Jo Pasal 216 ayat (1) KUHP Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP. Konser dangdut itu mengundang kerumunan dan abai protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19.

Wasmad juga telah diperiksa polisi sebagai tersangka di Polda Jateng, Rabu (30/9). Usai diperiksa di Ditreskrimsus Polda Jateng selama 5 jam, Wasmad menyatakan menyesal dan meminta maaf ke Presiden Jokowi dan masyarakat.

"Karena sudah isu nasional, kami secara pribadi sekaligus sebagai sohibul hajat meminta maaf setulus tulusnya khususnya kepada Presiden Republik Indonesia, bapak Haji Insinyur Jokowi dan TNI Polri khususnya resor Kota Tegal dan jajaran Polda Jateng yang secara respons proses secara profesional," kata Wasmad.

"Kami sampaikan permohonan maaf yang setulus-tulusnya kepada masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Jateng dan Kota Tegal," lanjutnya.

(sip/rih)