Ruang Isolasi Pasien COVID-19 di RSUD Wonogiri Penuh

Aris Arianto - detikNews
Selasa, 29 Sep 2020 22:38 WIB
RSUD Wonogiri
RSUD Wonogiri (Foto: Aris Arianto/detikcom)
Wonogiri -

Ruang isolasi pasien virus Corona atau COVID-19 di RSUD dr Soediran Mangun Sumarso, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah saat ini terisi penuh. Pemkab Wonogiri menyiapkan tempat lain sebagai alternatif ruang isolasi pasien Corona.

"Terjadi lonjakan jumlah kasus positif COVID-19, akibatnya ruang isolasi kami penuh, terisi semua," kata Plt Direktur RSUD dr Soediran Mangun Sumarso, Setyorini, kepada wartawan di Wonogiri, Selasa (29/9/2020).

Setyorini menjelaskan total ada 17 tempat tidur yang disediakan untuk pasien positif Corona. Saat ini, tempat tidur itu sudah terisi semua.

Selanjutnya, pihaknya menambah 12 tempat tidur lagi. Sebanyak enam tempat tidur tambahan untuk pasien terkonfirmasi Corona kategori dewasa. Saat ini tempat tidur tambahan itu juga telah terisi semua.

"Kemudian enam tempat tidur untuk isolasi pasien positif anak-anak dan ibu hamil," terang Setyorini.

Dengan adanya penambahan 12 tempat tidur baru, total ada 29 tempat tidur yang bisa digunakan untuk merawat pasien positif Corona. Menurutnya, jumlah 29 tempat tidur itu sudah maksimal di RSUD dr Soediran Mangun Sumarso.

"Jika ruang isolasi penuh dan ada penambahan pasien yang membutuhkan perawatan, maka akan dirujuk ke rumah sakit lini satu, kita ini lini dua," ujar Setyorini.

Menurut Setyorini, kekurangan hanya terjadi pada ketersediaan ruang isolasi. Sedangkan untuk tenaga medis yang tersedia saat ini masih mencukupi dan mampu menangani pasien Corona.

Sementara itu, informasi yang dihimpun dari Satgas COVID-19 Wonogiri, pada Selasa (29/9) malam total kasus positif Corona di Wonogiri mencapai 253 orang. Rinciannya, 26 orang dirawat di rumah sakit, 15 orang menjalani karantina khusus, 203 orang sembuh dan sembilan orang dinyatakan meninggal.

Terpisah, Plt Bupati Wonogiri Edy Santosa mengatakan ada penambahan sebanyak 25 kasus baru positif Corona dalam sepekan belakangan ini.

"Kasus baru berasal dari pelaku perjalanan dari zona merah, khususnya ketika Jakarta menerapkan kembali PSBB. Akibatnya ada sejumlah warga yang merantau pulang kampung, dan ternyata ada yang positif," kata Edy saat dihubungi.

Lebih lanjut, Edy menyebutkan Pemkab Wonogiri berencana memfungsikan kembali gedung PGRI untuk digunakan sebagai tempat isolasi pasien COVID-19. Tempat isolasi itu bagi pasien yang tidak memerlukan perawatan medis khusus.

"Gedung PGRI pernah difungsikan untuk tempat isolasi. Kondisinya cukup representatif. Langkah ini sebagai upaya antisipasi kami," ujar Edy.

(rih/rih)