Soal Potensi Tsunami 20 M, BPBD DIY: Besok Simulasi Maksimalkan 'Golden Time'

Pradito Rida Pertana - detikNews
Selasa, 29 Sep 2020 12:59 WIB
Ilustrasi tsunami
Ilustrasi tsunami. (Foto: Thinkstock)
Selain itu, saat ini BPBD telah membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana) hingga sekolah siaga bencana. Menurutnya dengan adanya dua hal tersebut membuat masyarakat siap menghadapi bencana, karena itu pihaknya tinggal memberi stimulan agar masyarakat ingat kembali langkah-langkah yang diperlukan.

"Masyarakat pantai selatan juga sudah kita bangun dan bentuk Destana, kemudian sekolah siaga bencana juga ada. Tentu ambil positif dari info ini silakan Destana-destana mengkonsolidasikan lagi, mempersiapkan kembali komponen yang ada seperti jalur evakuasi, titik evakuasi, sistem pengamanan, ada atau tidak ada peringatan harus dijaga dan ditingkatkan," ucapnya.

Menyoal adanya EWS yang rusak, Biwara mengaku baru akan membahasnya besok dengan berbagai pihak. Semua itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi apabila terjadi bencana.

"Terkait dengan EWS akan dirapatkan besok Rabu atau Kamis, saya akan undang BPBD kabupaten/kota, BMKG, BPPTKG, saya ingin tahu peta EWS kita sesuai dengan ancaman kondisinya seperti apa," katanya.

"Karena dalam waktu dekat kita akan hadapi yang riil ini musim hujan, jadi bagaimana kondisi EWS tanah longsor, di sungai-sungai akan kita cek minta laporannya pada rapat itu, nanti dari situ saya sampaikan datanya," imbuh Biwara.

Halaman

(mbr/sip)