Aneka Permintaan Anak Rambut Gimbal di Dieng: Bakso hingga Kalung Emas

Uje Hartono - detikNews
Kamis, 17 Sep 2020 12:47 WIB
Anak berambut gimbal dicukur saat Dieng Culture Festival (DCF), Banjarnegara, Kamis (17/9/2020).
Foto: Anak berambut gimbal dicukur saat Dieng Culture Festival (DCF), Banjarnegara, Kamis (17/9/2020). (Uje Hartono/detikcom)
Banjarnegara -

Atika Nur Laila (7) merupakan satu dari tiga anak yang mengikuti ruwatan cukur rambut gimbal pada gelaran Dieng Culture Festival (DCF) tahun ini. Permintaan Atika sebelum dipotong yakni bakso satu porsi dan buntil.

Uniknya, menurut sang ibu, dua makanan tersebut bukan menu favorit anak kelas 1 SD tersebut. Terbukti saat bepergian, anak dari pasangan Suprapto dan Haryanti justru kerap meminta menu makanan lainnya.

"Kalau pergi-pergi mintanya lain. Bukan bakso dan buntil. Tetapi memang kadang-kadang saya suka masak buntil di rumah, tetapi juga jarang," kata ibu dari Atika Nur Laila, Haryanti di Dieng, Banjarnegara, Kamis (17/9/2020).

Haryanti menuturkan rambut gimbal putrinya tumbuh sejak dirinya berusia 2 tahun. Sama seperti anak gimbal lainnya, putrinya itu mengalami panas tinggi hingga kejang-kejang.

"Awal gimbal dulu pas usia 2 tahun. Badannya panas, sampai kejang-kejang. Padahal saya dan bapaknya rambutnya tidak pernah gimbal," ujar warga Kalikajar, Wonosobo tersebut.

Dia berharap, dengan mengikuti ritual cukur rambut gimbal ini, anak ketiganya bisa diberi kesehatan, keselamatan dan fokus belajar. Sebab, banyak yang bertanya terkait rambut gimbal gadis kelas 1 SD itu di sekolah.

"Harapannya semoga sehat, selamat, pintar dan solehah. Di sekolah tambah pintar dan fokus. Selama ini memang banyak yang tanya kenapa rambutnya bisa gimbal seperti itu," katanya.

Selain Atika Nur Laila, ada dua anak rambut gimbal lainnya yang mengikuti ruwatan. Mereka yakni Reli Juliyanti yang mempunyai permintaan ponsel serta Dea Maulana Safira meminta kalung emas.

Selanjutnya
Halaman
1 2