Jokowi Ungkap Ada 215 Negara Rebutan Vaksin Corona

Pradito Rida Pertana - detikNews
Jumat, 28 Agu 2020 16:37 WIB
Presiden Joko Widodo  meresmikan Yogyakarta International Airport   pembangunan bandara tersebut menelan biaya Rp 11,3 triliun.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, DIY, Jumat (28/8/2020). Foto: Istimewa
Yogyakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut pemerintah tengah berupaya melobi negara yang memproduksi vaksin virus Corona atau COVID-19. Dia bercerita, ada 215 negara yang berebut bahan atau vaksin jadi virus Corona.

"Karena ini rebutan semuanya, ada 215 yang rebutan," ujar Jokowi saat memberi sambutan dalam acara penyerahan banpres produktif usaha mikro di Gedung Agung Yogyakarta yang disiarkan secara langsung melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (28/8/2020).

Jokowi menceritakan Menteri BUMN Erick Thohir sudah ke Uni Emirat Arab dan China untuk memastikan Indonesia bisa mendapatkan bahan baku atau vaksin Corona. Jokowi mengaku optimis Indonesia akan mendapatkan jatah baik bahan baku dan vaksin jadi.

"Tapi saya meyakini, insyaallah di bulan Januari kita sudah mulai suntik vaksin (COVID-19 ke masyarakat) agar masuk ke (tata kehidupan) normal kembali," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir membeberkan estimasi harga vaksin Corona yang diproduksi Bio Farma dengan bekerja sama dengan Sinovac asal China. Ia mengungkapkan, harganya berada di kisaran US$ 25-30 atau sekitar Rp 367.977-441.573 (Rp 14.716). Harga tersebut merupakan total untuk penyuntikan vaksin yang dilakukan sebanyak dua kali per orang.

Tonton juga 'Jokowi: Januari Kita Mulai Suntik Vaksin Corona':

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2