Nadiem Janjikan Kuota Internet Gratis, BEM Unnes Ingatkan Soal UKT

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 27 Agu 2020 19:37 WIB
Menteri Kordinator Sosial dan Politik BEM KM Universitas Negeri Semarang (Unnes), Frans Napitu di DPRD Jateng, Rabu (26/8/2020).
Menteri Koordinator Sosial dan Politik BEM KM Universitas Negeri Semarang (Unnes), Frans Napitu di DPRD Jateng, Rabu (26/8/2020). (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang -

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim akan memberi subsidi kuota internet 35-50 GB untuk siswa, mahasiswa, guru hingga dosen. Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Universitas Negeri Semarang (Unnes) meminta Nadiem juga tidak lupa akan persoalan Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Menteri Koordinator Sosial dan Politik BEM KM Unnes, Frans Napitu mengatakan langkah Mendikbud Nadiem Makarim soal subsidi kuota internet tersebut memang layak diapresiasi. Namun kebijakan itu dinilai terlambat karena sudah satu semester kuliah daring berjalan.

"Kita mahasiswa mengapresiasi upaya pemenuhan hak yang dilakukan oleh Kemendikbud walaupun terhitung telat karena kita sudah melaksanakan kuliah daring selama hampir satu semester," kata Frans lewat pesan singkat kepada detikcom, Kamis (27/8/2020).

Pembagian kuota internet tersebut, lanjut Frans, harus dikawal dan juga harus merata agar bisa benar-benar membantu dalam pembelajaran daring atau online di masa pandemi virus Corona (COVID-19) ini.

"Soal pembagian kuota juga harus dikawal betul agar pembagiannya merata," tegasnya.

Frans juga mengingatkan agar Nadiem Makarim juga tidak lupa dengan persoalan UKT, di mana saat kuliah daring ini mahasiswa tidak menikmati fasilitas seperti saat kuliah tatap muka.

"Pembagian kuota bukanlah satu-satunya tuntutan dari mahasiswa, kita masih menuntut adanya pemotongan UKT secara menyeluruh dan peniadaan uang pangkal bagi mahasiswa baru jalur mandiri," jelasnya.

Frans termasuk mahasiswa yang melaporkan Mendikbud Nadiem Makarim ke Komnas HAM soal uang kuliah di masa pandemi virus Corona. Soal pelaporan itu, Frans mengaku saat ini sedang menunggu informasi selanjutnya dari Komnas HAM.

Tonton video 'Mendikbud Nadiem Siapkan Rp 9 T untuk Pulsa Siswa-Guru-Dosen':

[Gambas:Video 20detik]