Mumtaz Rais Ribut dengan Pimpinan KPK, Ini Jejak Politiknya yang Penuh Kejutan

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 14 Agu 2020 15:12 WIB
Mumtaz Rais
Foto: Mumtaz Rais. (dok detikcom)
Yogyakarta -

Ahmad Mumtaz Rais menjadi sorotan karena ribut dengan pimpinan KPK di pesawat. Mumtaz Rais yang saat ini menjabat Ketua Pembinaan Organisasi dan Keanggotaan (POK) DPP PAN, memiliki sejumlah jejak di dunia politik, mulai dari gagal melenggang ke Senayan jadi anggota DPR RI saat Pemilu 2019, batal maju di Pilkada Sleman 2020, hingga pernah didorong jadi menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Mumtaz Rais adalah anak ketiga dari politikus senior Amien Rais. Menengok Pemilu 2019, Mumtaz Rais maju sebagai calon legislatif (caleg) untuk DPR RI. Bertarung di Dapil VI Jateng, Mumtaz Rais gagal lolos ke Senayan. Bahkan caleg lainnya dari PAN Jawa Tengah juga tidak ada yang lolos menduduki kursi DPR RI.

Wakil Ketua DPW PAN Jateng, Agung Wisnu Kusuma, mengatakan dari prediksi yang ada memang PAN tidak mendapatkan kursi sama sekali di Pileg 2019. Padahal sebelumnya PAN berhasil mengirim 8 orang dari Jateng ke Senayan.

"Ya kita tidak shock, kami akan evaluasi dan temukan permasalahannya. Ini berarti dari 8 kursi jadi 0, ini pembelajaran. Tidak ada waktu untuk meratapi," kata Agung kepada detikcom, Minggu (12/5/2019).

Kemudian sekitar bulan Oktober 2019, baliho bergambar Mumtaz Rais mulai bermunculan di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Mumtaz diketahui berniat maju Pilkada Sleman 2020.

Namun seiring waktu, Mumtaz menyatakan mundur dari pencalonan meski mengaku sudah mengantongi rekomendasi dari DPP PAN. Alasannya, menantu dari Ketum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) itu memilih fokus di kepengurusan partai setelah ditunjuk menjadi Ketua Pembinaan Organisasi dan Keanggotaan (POK) DPP PAN.

Dia menilai posisinya itu tak akan mudah dijalani jika harus dilakukan bersama dengan Pilkada. "Kalau urusan dapur PAN ini keteteran malah bahaya untuk kebesaran PAN di 2024," ujar Mumtaz saat dihubungi detikcom, Rabu (1/7/2020).

Baru sehari setelah pernyataannya itu, kabar lain soal Mumtaz muncul di publik. Nama Mumtaz Rais disodorkan oleh PAN untuk masuk ke daftar kabinet Jokowi.

Wakil Bendahara Umum PAN Rizki Aljupri menyebut nama Mumtaz Rais di antara sejumlah petinggi PAN lainnya yang disebut bisa berkontribusi dalam pemerintahan Jokowi.

"Pada dasarnya PAN siap jika diminta oleh Presiden Jokowi untuk turut berkontribusi di dalam pemerintahan. Beberapa nama yang mengemuka di internal adalah Mas Soetrisno Bachir (Ketua Wanhor DPP PAN), Eddy Soeparno (Sekjen DPP PAN), Teguh Juwarno (eks Ketua Komisi VI DPR RI), dan Mumtaz Rais (Ketua POK DPP PAN)," urai Rizki kepada wartawan, Kamis (2/7/2020).

Mumtaz Rais menyatakan kesiapannya jadi menteri Jokowi pada hari yang sama.

"Kalau memang Tuhan punya jalan lain, ya, saya siap. Harus siap karena panggilan negeri," kata anak ketiga Amien Rais ini saat dihubungi detikcom, Kamis (2/7/2020).

Meski sempat menyatakan mundur dari ajang Pilkada Sleman karena ingin fokus bekerja di DPP PAN, Mumtaz mengaku siap jika dipanggil Jokowi.

"Dan saya pribadi selama ini meyakini dengan program-program yang dicanangkan oleh Pak Jokowi," ujarnya.

Sebelumnya, Mumtaz juga terlibat polemik perbedaan arah politik dalam keluarga Amien Rais. Terutama setelah mundurnya Hanafi Rais, anak sulung Amien Rais, dari DPR dan PAN pada Mei 2020, dan Mumtaz didorong PAN jadi menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Tonton video 'Amien Rais Sarankan Jokowi Mundur Sebagai Presiden':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2 3