Staf KPU Yahukimo yang Dibunuh OTK Dikenal Periang dan Idealis

Jauh Hari Wawan S - detikNews
Rabu, 12 Agu 2020 17:52 WIB
Sugeng Kusharyanto, orang tua Henry Jovinski staf KPU KPU Yahukimo, saat ditemui di rumah duka, Godean, Sleman, Rabu (12/8/2020).
Sugeng, ayah Henry Jovinski staf KPU KPU Yahukimo yang tewas dibunuh OTK, di rumah duka Sleman, Rabu (12/8/2020). (Foto: Jauh Hari Wawan S/detikcom)
Sleman -

Staf KPU Yahukimo, Henry Jovinski (25), dibunuh orang tak dikenal (OTK). Ayah Henry, Sugeng Kusharyanto (54) mengenang putra sulungnya itu sosok periang dan idealis.

"Dia itu periang dan punya tekad, idealisnya juga tinggi," kata Sugeng saat ditemui di rumah duka di Godean, Sleman, Rabu (12/8/2020).

Keluarga mengenang Henry juga memiliki mimpi untuk menulis tentang keadaan Papua. "Dia sebetulnya punya keinginan menulis apa saja yang ada di sana supaya paling tidak terbuka lah KPU pusat apa yang terjadi di sana. Saya bilang untuk catat dan rekam," ujar Sugeng mengenang pesan untuk anak sulungnya itu.

Dia menyebut Henry terakhir berkomunikasi dengan keluarga pada Sabtu (8/8). Kala itu, Henry berpamitan jika ada tugas di Yahukimo.

"Sabtu (8/8) kemarin masih menghubungi mamanya, mengabarkan kalau ada tugas di Yahukimo. Kalau dengan mamanya seminggu dua kali kontak. Kalau agak santai telepon memberi kabar dan bilang betah di sana," terangnya.

Keluarga, kata Sugeng, juga telah berencana untuk mengunjungi Henry Jovinski ke Papua. Kini, rencana itu kandas.

"Tahun depan kami sudah berencana ke sana mau menengok. Henry itu selalu bilang kalau betah dan di sana pemandangannya indah. Jawa kalah," katanya.

Saat ini, Sugeng hanya bisa berharap agar pelaku segera tertangkap. Dia berharap hukum bisa ditegakkan untuk kematian anaknya Henry.

"Kita nggak mungkin membalas kematian anak dengan kematian. Saya hanya minta diusut tuntas," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, staf Komisi Pemilihan Umum (KPU) Yahukimo, Henry Jovinski, tewas dibunuh orang tak dikenal (OTK) pada Selasa (11/8). Diduga Henry dibunuh kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Selanjutnya
Halaman
1 2