Muhammadiyah: Galang Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Ledakan di Lebanon

Pradito Rida Pertana - detikNews
Rabu, 05 Agu 2020 09:53 WIB
Ketum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir di Bantul, Senin (3/2/2020).
Haedar Nashir (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)
Yogyakarta -

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyampaikan duka dan simpati yang mendalam atas musibah ledakan dahsyat yang terjadi di Beirut, Lebanon Selasa (4/8/2020). Muhammadiyah meminta Pemerintah Indonesia untuk ikut memberi dukungan dan bantuan kepada warga Lebanon.

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir menyampaikan doa dan simpati kepada para korban yang meninggal akibat ledakan yang mengguncang kota Beirut tersebut. Dia berharap tidak ada lagi tambahan korban akibat ledakan dahsyat tersebut.

"Kepada Dubes RI yang juga Ketua PP Muhammadiyah, Pak Hajriyanto Y Thohari bersama keluarga, seluruh staf KBRI, para mahasiswa dan pelajar, serta WNI di Beirut/Libanon semoga diberi perlindungan dan keselamatan oleh Allah SWT," ucap Haedar melalui keterangan tertulis kepada wartawan, Rabu (5/8/2020).

Haedar berharap semoga kondisi yang terjadi saat ini di Lebanon dapat segera pulih dan segera melakukan recovery dengan sebaik-baiknya atas musibah ledakan tersebut. Selain itu, Haedar meminta pemerintah Indonesia untuk ikut memberi bantuan kepada Lebanon.

"Kepada Pemerintah RI kiranya dapat memberikan dukungan dan bantuan kemanusiaan untuk pemerintah dan rakyat Lebanon sebagaimana mestinya sebagai wujud solidaritas antarbangsa," ujarnya.

"Demikian pula kepada negara-negara Arab dan Dunia Islam untuk menggalang bantuan dan solidaritas kemanusiaan dalam semangat solidaritas dunia Arab," imbuh Haedar.

Diberitakan sebelumnya, sebuah ledakan besar mengguncang Beirut, Lebanon. Ledakan menggetarkan gedung-gedung, menghancurkan jendela-jendela, dan menimbulkan kepulan asap besar ke langit.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (4/8/2020), laporan media Lebanon menampilkan gambar orang-orang yang terperangkap di bawah puing-puing, beberapa berlumuran darah, setelah adanya ledakan besar. Penyebab ledakan belum diketahui.

Ledakan besar itu terjadi di daerah pelabuhan di Beirut. Ledakan terasa di sebagian besar kota dan beberapa distrik di Beirut mengalami listrik padam.

Cuplikan video daring yang beredar dari kantor surat kabar Lebanon memperlihatkan jendela-jendela yang pecah, perabotan yang berserakan, dan panel interior yang hancur.

Tonton video 'PM Lebanon Memburu Aktor di Balik Ledakan di Beirut':

[Gambas:Video 20detik]




(mbr/mbr)