Wali Kota Salatiga Canangkan Sehari Tanpa Nasi di Saat Pandemi

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Selasa, 04 Agu 2020 20:38 WIB
Wali Kota Salatiga, Yulianto, Selasa (4/8/2020).
Wali Kota Salatiga, Yulianto, Selasa (4/8/2020). (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Salatiga -

Wali Kota Salatiga, Yulianto mengeluarkan surat edaran Gerakan Sehari Tanpa Nasi (GSTN). Hal itu dimaksudkan untuk hidup sehat serta pencegahan penyakit tidak menular dan menjaga ketahanan pangan.

Dalam Surat Edaran No 520/347/415 tentang GSTN disebutkan masyarakat mengonsumsi makanan lokal non-beras satu hari dalam sebulan. Disebutkan juga dalam rapat atau pertemuan yang digelar Pemkot Salatiga harus menggunakan makanan non-beras dari produk lokal atau dalam negeri.

Yulianto juga menjelaskan Lurah diminta menginformasikan kepada warga lewat RT dan RW. Ia menjelaskan salah satu alasan gerakan itu untuk membiasakan hidup sehat dan terhindar dari penyakit tidak menular.

"Saya sendiri sudah mempraktikkannya, diet nasi. Jadi nanti sehari dalam sebulan nasi diganti singkong, umbi-umbian. Ya mencegah penyakit tidak menular seperti jantung, kolesterol, dan asam urat yang bisa dipicu karena makanan," kata Yulianto saat ditemui detikcom di rumah dinasnya, Selasa (4/8/2020).

Alasan lainnya yang tidak kalah penting dan juga tertuang dalam surat edaran yaitu menjaga ketahanan pangan di Salatiga saat masa pandemi COVID-19. Maka pengganti nasi bisa diganti dengan produk lokal non-beras.

"Selain kesehatan juga untuk ketahanan pangan," tegasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2