Diancam Dipecat-Dicekoki Miras, Seorang ABG Dicabuli Juragannya

Robby Bernardi - detikNews
Selasa, 04 Agu 2020 16:32 WIB
Pelaku pencabulan ABG di Mapolres Pekalongan, Selasa (4/8/2020).
Pelaku pencabulan ABG di Mapolres Pekalongan, Selasa (4/8/2020). (Foto: Robby Bernardi/detikcom)
Kabupaten Pekalongan -

Seorang ABG berusia 17 tahun menjadi korban pencabulan di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Pelaku adalah pemilik warung makan atau juragan dari tempat kerja korban.

Pelaku berinisial KH (32) warga Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan. Setelah beraksi, korban sempat kabur hingga akhirnya ditangkap polisi.

"Setelah kami terima laporan, kami minta keterangan saksi-saksi dan berusaha mengamankan pelaku. Pelaku berhasil kami amankan, saat berada di lokasi persembunyian selama ini," kata Kasat Reskrim Polres Pekalongan AKP Poniman kepada wartawan di kantornya, Selasa (4/8/2020).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban baru bekerja di warung makan milik pelaku sekitar tiga bulan. Korban kemudian diancam akan dipecat jika tidak mau melayani syahwat pelaku.

Modusnya, korban dipaksa minum minuman keras oleh pelaku hingga mabuk, kemudian dicabuli pada Juni lalu di warung makan miliknya di Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan.

"Korban dipaksa oleh pelaku. Jika tidak mau, diancam akan dipecat. Korban diberi miras, setelah kondisi tidak berdaya dilakukan pencabulan. Dua kali di waktu berbeda," jelas Poniman.

Poniman menyebutkan pelaku sempat melarikan diri dan bersembunyi. Sedangkan korban baru berani laporan ke polisi beberapa hari setelah kejadian, setelah pelaku menghilang begitu saja tersebut.

Sementara itu, pelaku KH mengakui telah melakukan pencabulan terhadap korban yang tergolong pekerja baru di warung makan miliknya. Pelaku mengaku melakukan dua kali pencabulan pada korban.

Selanjutnya
Halaman
1 2