Listrik di Wilayah Jateng-DIY Padam Ternyata Gegara Benang Layangan

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 01 Agu 2020 09:44 WIB
Sejumlah petugas PLN tengah melakukan reconductoring tower listrik jalur Karet-Angke, Jakarta, Selasa (2/7). Mereka beraksi di ketinggian layaknya spiderman.
Ilustrasi Tower PLN (Foto: Rifkianto Nugroho)
Yogyakarta -

Listrik di sejumlah wilayah di Jawa Tengah (Jateng) dan DIY padam selama beberapa jam karena ada gangguan jaringan transmisi di Kesugihan-Pedan. Petugas menemukan benang layangan yang tersangkut di tower tersebut.

"Diketahui penyebab gangguan padam ditemukan adanya benang layang-layang yang menyangkut di jaringan transmisi di dekat Tower 184," kata Manajer Humas PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jateng dan DIY Haris dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Sabtu (1/8/2020).

Haris menuturkan akibat peristiwa itu menyebabkan belasan gardu induk mengalami gangguan pada Jumat (31/7) pukul 22.00 WIB. Sehingga berimbas pada pasokan listrik di sejumlah wilayah Jateng-DIY.

"Kejadian gangguan pada subsistem Kesugihan, Jumat (31/7), pukul 22.00 WIB menyebabkan 17 Gardu Induk terdampak serta hilangnya pasokan 511 MW, sehingga berhimbas pada pasokan listrik di sebagian wilayah Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta," jelas Haris.

Dia menerangkan petugas segera melakukan perbaikan dan pemulihan sistem gangguan tersebut. Dia melaporkan dini hari tadi listrik sudah kembali normal.

"Gerak cepat petugas atasi gangguan dengan melakukan konfigurasi pengaturan beban sehingga dampak padam listrik tidak terlalu lama dirasakan oleh masyarakat.
Sabtu (1/8) dini hari listrik kembali normal," terang Haris.

Akibat gangguan tersebut sejumlah daerah seperti Kebumen, Jateng hingga Kulon Progo, DIY mengalami pemadaman listrik. PLN pun mengimbau agar masyarakat tidak bermain layangan di dekat jaringan listrik.

"Kami mengimbau agar masyarakat memang di saat musim kemarau banyak yang menyalurkan hoby bermain layang-layang atau balon udara namun saat bermain kami imbau sekali lagi jangan di dekat jaringan listrik atau di bawah jaringan listrik seperti di bawah SUTET. Karena ini sangat membahayakan, tali layang-layang yang putus atau balon udara yang menyangkut di jaringan akan menjadi penyebab gangguan listrik padam," pesan Haris.

PLN pun menyampaikan permintaan maaf atas pemadaman tersebut. Sebelumnya diberitakan, daerah yang terkena pemadaman meliputi Kabupaten Kebumen, Cilacap, Wonosobo, Purworejo, Magelang, Temanggung, Banyumas, Purbalingga, Kota Magelang, Banjarmegara, Kulon Progo, Brebes dan Kota Tegal.

Tonton video 'Pemerintah Subsidi Listrik Pengusaha Rp 3 Triliun':

[Gambas:Video 20detik]



(ams/ams)