Pengajuan Dispensasi Nikah Usia Dini di Jepara Melonjak Jadi 236 Selama 2020

Dian Utoro Aji - detikNews
Senin, 27 Jul 2020 14:16 WIB
Pengadilan Agama Jepara
Foto: Pengadilan Agama Jepara. (Dian Utoro Aji/detikcom)
Jepara -

Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Jepara mencatat kenaikan angka pengajuan dispensasi nikah sejak empat tahun terakhir Kenaikan ini diajukan oleh para calon pengantin berusia di bawah 19 tahun. Apa sebabnya?

"Sejak diundangkannya nomor peraturan undang-undang nomor 16 tahun 2019 sebagai perubahan atas peraturan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 74 atas Perkawinan. Usia perkawinan asalnya 16 kemudian diubah anak perempuan itu usianya umurnya sama 19 tahun (dengan batas usia laki-laki)," kata Kepala Pengadilan Agama Kabupaten Jepara, Faiq saat jumpa pers di Kantor Pengadilan Agama, Jepara, Senin (27/7/2020).

"Sehingga rentang tiga tahun, boleh nikah 16 menjadi usia 19, rentang waktu tiga tahun banyak masyarakat yang mengajukan dispensasi nikah," sambungnya.

Faiq mengatakan semenjak empat tahun terakhir pengajuan dispensasi nikah melonjak. Dia mengurai data dari tahun 2016 hingga 2019.

"Pada tahun 2016 itu ada 120 perkara dispensasi nikah. Kemudian tahun 2017 itu ada 113 perkara, tahun 2018 ada 117 perkara. Kemudian tahun 2019 perkara meningkat ada 188 perkara dispensasi nikah," jelasnya.

"Lonjakan pada tahun 2019 ini agak sedikit melonjak karena bulan Oktober 2019 itu adanya penetapan perubahan angka dispensasi nikah," kata Faiq.

Faiq merinci pada Januari-Juli 2020 ada 236 perkara dispensasi pernikahan yang masuk ke Pengadilan Agama Jepara. Menurutnya, jumlah ini mencatat kenaikan signifikan.

"Tahun 2020, 24 Januari-24 Juli perkara masuk 236 perkara. Mengalami lonjakan signifikan. Hal itu tidak terjadi di Jepara saja, melainkan di kabupaten lain ada yang dua kali lipat. Itu (perubahan batas usia) penyebab pertama dispensasi nikah melonjak," urainya.

Selanjutnya
Halaman
1 2