Cerita Jamaah Gowes 4 Km ke Wisuda Drive Thru UMK

Dian Utoro Aji - detikNews
Sabtu, 18 Jul 2020 17:21 WIB
Jamaah gowes ke wisuda drive thru UMK
Foto: Jamaah gowes ke wisuda drive thru UMK (Dian Utoro/detikcom)
Kudus -

Universitas Muria Kudus (UMK) menggelar wisuda secara drive-thru. Uniknya ada wisudawan yang memilih mengendarai sepeda saat prosesi wisuda tersebut berlangsung.

Wisudawan itu bernama Jamaah (28). Wisudawan Fakultas Psikologi ini memilih menggunakan sepeda jenis road bike saat prosesi wisuda.

Pantauan detikcom, dia mengendarai sepeda dari rumahnya di Desa Pedawang Kecamatan Bae, Kudus, Sabtu (18/7). Dengan mengenakan pakaian wisuda lengkap dia mengayuh sepeda dari rumah hingga kampus yang berjarak 4 km.

Sesampainya di kampus dia langsung diperiksa sesuai dengan protokol kesehatan. Mulai dari dicek semprot disinfektan hingga dicek suhu. Jamaah juga mengenakan masker.

Proses wisuda di UMK pun digelar sederhana. Para wisudawan yang tiba di depan gedung Rektorat UMK langsung memindahkan kuncir dari sisi kiri ke sisi kanan. Setelah itu langsung mendapatkan ijazah langsung dari Rektor UMK.

Jamaah mengatakan rencana wisuda akan digelar bulan April 2020. Namun karena adanya pandemi Corona, pelaksanaan wisuda diundur hingga bulan Juli 2020. Prosesi wisuda dilaksanakan dengan drive-thru, dan dia memutuskan memilih gowes.

"Ini berawal ada pandemi ada wisuda ditunda,asalnya bulan April ditunda sampai bulan Juli, ini wisuda dengan dengan cara drive thru. Saya memilih dengan bersepeda, karena karena pandemi banyak masyarakat memilih olahraga dengan bersepeda," ujar Jamaah.

Dia juga mengaku memilih bersepeda untuk mengkampanyekan giat berolahraga. Apalagi saat pandemi COVID-19 seperti ini.

"Kampanye bersepeda, yakni bertekad dengan sepeda. Yang lain pakai mobil, saya memilih dengan sepeda," ujar dia.

Terpisah, Rektor Universitas Muria Kudus (UMK) Suparnyo mengungkapkan, wisuda ini akhirnya diputuskan digelar dengan drive-thru. Dengan harapan tidak ada keramaian para keluarga yang datang, karena masih pandemi Corona.

"Yang mestinya dilakukan bulan April, namun karena masa pandemi, lalu kita laksanakan dengan drive-thru, harapannya tidak ada kerumunan antara para keluarga," terang Suparnyo kepada wartawan di kampus UMK Desa Gondangmanis Kecamatan Bae hari ini.

Jamaah gowes ke wisuda drive thru UMKCerita Jamaah Gowes ke Wisuda Drive Thru UMK Foto: Jamaah gowes ke wisuda drive thru UMK (Dian Utoro/detikcom)

Wisuda kali ini ada sebanyak 600 wisudawan. Pelaksanaan wisuda dilakukan empat kali. Mulai Sabtu-Minggu (18-19 Juli) ini, kemudian pekan depan Sabtu-Minggu (24-25 Juli). Untuk wisuda hari ini ada 84 mahasiswa yang melakukan wisuda.

"Kebetulan nanti karena 600 mahasiswa dibagi empat kali, per hari ini, besok (Minggu), Sabtu depan dan Minggunya," ujar dia.

"Wisuda drive thru bisa pakai mobil, becak sepeda motor, sepeda tergantung sesuai kemampuan dan keinginan mahasiswa. Apalagi ini kesan pertama bagi mahasiswa sehingga berikan kesempatan media sesuai keinginan dan kemampuannya," kata dia.

Suparnyo mengatakan meskipun wisuda digelar secara drive thru tidak mengurangi kesakralan dari pelaksanaan wisuda. Karena menurutnya, setelah wisuda mahasiswa sudah terjun ke masyarakat secara luas.

"Karena ini wisuda tradisi dengan penyelenggaran semacam ini, bahwa wisuda dengan model apapun kalau sudah dilantik dikukuhkan tidak masalah, tidak mengurangi arti atau makna pelepasan. Karena setelah dipindah kuncir kiri dan ke kanan itu menunjukan dari lingkungan kampus yang terbatas kemudian terjun ke masyarakat yang harus luas," urai Suparnyo.

(ams/ams)