Pandemi Corona

Penjelasan Pemkab Brebes Soal Goyang Dangdut Bupati Saat Gowes Massal

Imam Suripto - detikNews
Senin, 13 Jul 2020 15:30 WIB
Bupati Brebes Idza Priyanti hadiri kegiatan gowes massal di Desa Kalijurang, Minggu (12/7/2020).
Bupati Brebes Idza Priyanti menyanyi dan joget dangdut di acara gowes massal. (Foto: Imam Suripto/detikcom)
Brebes -

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyesalkan acara gowes massal yang dihadiri Bupati Brebes Idza Priyanti. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes pun memberi penjelasan soal kehadiran Idza hingga dia ikut dangdutan di acara yang digelar Karang Taruna Desa Kalijurang itu.

"Kehadiran Bupati pada kegiatan tersebut justru bermaksud untuk mengedukasi masyarakat Kalijurang agar memakai masker, jaga jarak dan tingkatkan imun tubuh," kata Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Dinkominfotik) Kabupaten Brebes Tatag Koes Adiyanto saat ditemui di kantornya, Jalan MT Haryono, Brebes, Senin (13/7/2020).

Tatag menyebut kegiatan tersebut dinilai positif sehingga Idza dan sejumlah pejabat lain menghadiri undangan tersebut. Dalam sambutannya, menurut Tatag, Idza pun tetap menganjurkan peserta tetap memakai masker, menjaga jarak, dan cuci tangan pakai sabun.

"Namun pada saat bupati hendak bernyanyi, dan memberikan sambutan, maka bupati menurunkan masker ke lehernya agar suaranya terdengar jelas" tutur Tatag.

Tatag menyebut Bupati Brebes juga sudah menyampaikan permohonan maaf ke Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Pihaknya berjanji bakal lebih memperketat protokol kesehatan di sejumlah kegiatan.

"Kepada gubernur (Ganjar), bupati telah menyampaikan bahwa ke depannya akan lebih selektif dan perketat protokol kesehatan di berbagai kegiatan agar terhindar dari COVID-19," ucap Tatag.

Tonton video 'Penularan Covid-19 Mengganas, WHO Masih Optimis Terkendali:

Selanjutnya
Halaman
1 2