Usut Dugaan Jual Beli Kios Pasar Induk Cepu, Kejari Blora Periksa Kadinas

Febrian Chandra - detikNews
Rabu, 08 Jul 2020 20:44 WIB
Kejaksaan Agung
Ilustrasi. Foto: Kejaksaan Agung (Ari Saputra)
Blora -

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Blora, Jawa Tengah terus mendalami kasus dugaan jual beli kios di Pasar Induk Cepu. Salah satunya dengan memeriksa Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Blora, Selasa (7/7) kemarin.

"Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM diperiksa selama kurang lebih 3 jam, ada 20 pertanyaan. Di antaranya tugas kadinas yang terkait dengan kios Pasar Induk Cepu," kata Kasi Intelijen Kejari Blora Muhammad Adung saat ditemui detikcom di kantornya, Rabu (8/7/2020).

Selain itu, Kejari Blora juga telah memeriksa Kabid Pasar, Kasi dan dari pihak paguyuban pedagang Pasar Induk Cepu, hari ini.

"Dan sekarang ada tiga orang yakni Kabid, Kasi dan paguyuban pasar," ujar Adung.

Adung menjelaskan, dalam pemeriksaan awal ini Kejari sudah memanggil 17 orang untuk dimintai keterangannya. Tidak menutup kemungkinan pihak lain yang terkait masalah kios Pasar Induk Cepu ini juga akan dipanggil.

"Kita baru pemeriksaan awal dan akan terus kami kembangkan. Jadi belum ada barang bukti yang disita. Kita akan terus menelusuri aliran uang itu ke mana," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Kejari Blora tengah mendalami kasus dugaan jual beli kios di Pasar Induk Cepu. Sejumlah orang telah dimintai keterangannya.

Saat dimintai konfirmasi, Kasi Intel Kejari Blora Muhammad Adung mengungkapkan ada tiga orang yang telah dimintai klarifikasi terkait kasus tersebut.

"Sudah ada tiga orang yang dipanggil. Kepala UPT Pasar Wilayah II Cepu, bendahara pasar, dan kepala Pasar Induk Cepu," kata Adung saat dihubungi detikcom, Kamis (2/7).

Adung mengatakan, dalam proses klarifikasi, ketiga orang itu didampingi oleh seorang kuasa hukum. Selain ketiga orang tersebut, sejumlah pedagang Pasar Induk Cepu juga sudah dimintai keterangan. "Pedagang juga sudah kami mintai keterangan, ada 10 orang," jelasnya.

Adung menegaskan pihaknya berkomitmen mengungkap dugaan jual beli kios pasar ini. Saat ini pihaknya melakukan pendalaman keterangan saksi dan barang bukti.

"Ini masih berproses, minggu depan mungkin akan ada yang dipanggil lagi. Saat ini kita dalami keterangan beberapa saksi yang telah dipanggil. Dan dalam hal ini pihak kejaksaan berkomitmen untuk mengungkap dugaan jual beli kios ini," terangnya.

(rih/mbr)