PKM di Kota Semarang Diperpanjang Lagi, Kali Ini Tanpa Batas Waktu

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Minggu, 05 Jul 2020 21:08 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Kadinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam saat jumpa pers
Foto: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Kadinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam saat jumpa pers (Angling/detikcom)

"Hasil dari penelusuran kawan-kawan patroli masih ada yang bandel. Artinya, menurut kami masih ada yang belum memahami makna kelonggaran. Nanti kita bicara teknis, titik-titik mana yang kami kencengi kembali," tegas Hendi.

Hendi menambahkan ada klaster baru Corona di Kota Semarang yakni klaster perusahaan. Namun, pihaknya tak menyebut nama perusahaan itu.

"Jumlahnya ada tiga perusahaan. Jumlahnya yang baru ketahuan di perusahaan A itu hampir 47, itu sudah swab semua. Di perusahaan B ada sekitar 24, terus yang C ini yang baru hampir lebih dari 100-an," kata Kepala dinas kesehatan Kota Semarang, M Abdul Hakam di lokasi yang sama.

Pemkot Semarang juga sudah melakukan tracing kontak kasus tersebut. Pemkot Semarang juga meminta perusahaan yang menjadi klaster tidak melakukan kegiatan.

"Yang satu karena sudah awal-awal pertengahan Juni, yang A ini, sudah mulai jalan," ujarnya.

Halaman

(alg/ams)