Menkes Beri Santunan ke Keluarga 2 Nakes Corona yang Gugur di Jateng

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Jumat, 03 Jul 2020 14:19 WIB
Menkes Terawan Agus Putranto kunjungi Sukoharjo, Jumat (3/7/2020).
Foto: Menkes Terawan Agus Putranto kunjungi Sukoharjo, Jumat (3/7/2020). (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Sukoharjo -

Di tengah terpaan isu reshuffle, Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto berkunjung ke Jawa Tengah. Agenda Terawan yakni menyerahkan penghargaan dan santunan kepada keluarga dua tenaga kesehatan (nakes) yang gugur dalam menangani virus Corona atau COVID-19.

Masing-masing keluarga nakes tersebut diberi santunan Rp 300 juta. Penyerahan santunan dilakukan di RS dr Oen Solo Baru, Sukoharjo, Jumat (3/7/2020). Dalam kunjungannya tersebut, Terawan didampingi Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo dan Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya.

Terawan mengatakan penyerahan santunan tersebut merupakan kelanjutan dari penyerahan di Jawa Timur. Dia sebelumnya menyerahkan santunan kepada tiga keluarga nakes Jawa Timur yang gugur.

"Saya mewakili Bapak Presiden memberikan langsung santunan, tiga di Jawa Timur, ini dua pahlawan kesehatan di Jawa Tengah, kami berikan di RS dr Oen," kata Terawan.

Adapun dua orang nakes asal Jawa Tengah, salah seorang di antaranya merupakan nakes yang bekerja di RS dr Oen Solo Baru. Sementara seorang lainnya merupakan nakes bekerja di RSUP dr Kariadi Semarang.

Tonton video 'Jokowi ke Kemenkes: Bantuan Corona Jangan Bertele-tele!':

Menurutnya, para nakes tersebut adalah pahlawan yang rela berjuang di tengah pandemi virus Corona. Para nakes disebut layak mendapatkan penghargaan.

"Kami harap santunan ini bisa bermanfaat bagi keluarga para tenaga kesehatan yang gugur," ujar Terawan.

Dia juga menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo agar masyarakat tetap semangat dan selalu menjaga kesehatan. Protokol kesehatan, kata Terawan, harus dipatuhi di manapun berada.

"Pesannya semua tetep berjuang, tetep semangat, jaga kesehatan dan terutama protokol kesehatan harus dijalankan, apapun pekerjaannya, apapun keberadaannya, mau di mana saja. Termasuk teman-teman wartawan mohon untuk protokol kesehatan dijaga. Tetap sehat, jangan sakit," pungkasnya.

(sip/ams)