Kejari Blora Periksa Kepala UPT hingga Pedagang Pasar Cepu, Ada Apa?

Febrian Chandra - detikNews
Kamis, 02 Jul 2020 21:18 WIB
Kejaksaan Agung
Ilustrasi. Kejaksaan Agung. (Foto: Ari Saputra)
Blora -

Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora, Jawa Tengah tengah mendalami kasus dugaan praktik jual beli kios di Pasar Induk Cepu. Sejumlah orang telah dimintai keterangannya.

Saat dimintai konfirmasi, Kasi Intel Kejari Blora Muhammad Adung mengungkapkan ada tiga orang yang telah dimintai klarifikasi terkait kasus tersebut.

"Sudah ada tiga orang yang dipanggil. Kepala UPT Pasar Wilayah II Cepu, bendahara pasar, dan kepala Pasar Induk Cepu," kata Adung saat dihubungi detikcom, Kamis (2/7/2020).

Adung mengatakan, dalam proses klarifikasi, ketiga orang itu didampingi oleh seorang kuasa hukum. Selain ketiga orang tersebut, sejumlah pedagang Pasar Induk Cepu juga sudah dimintai keterangan.

"Pedagang juga sudah kami mintai keterangan, ada 10 orang," jelasnya.

Adung menegaskan pihaknya berkomitmen mengungkap dugaan jual beli kios pasar ini. Saat ini pihaknya melakukan pendalaman keterangan saksi dan barang bukti.

"Ini masih berproses, minggu depan mungkin akan ada yang dipanggil lagi. Saat ini kita dalami keterangan beberapa saksi yang telah dipanggil. Dan dalam hal ini pihak kejaksaan berkomitmen untuk mengungkap dugaan jual beli kios ini," terangnya.

(rih/mbr)