Tahapan Pilkada Solo Berlanjut, Ini Dia Jadwal Lengkapnya

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Kamis, 02 Jul 2020 20:22 WIB
Gedung KPU Surakarta, Selasa (10/9/2019).
Gedung KPU Surakarta. (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Solo -

Tahapan Pilkada Solo 2020 telah memasuki proses verifikasi faktual (verfak) berkas dukungan bakal calon perseorangan atau indepeden, Bagyo Wahyono-FX Supardjo. Dari 36.006 berkas yang terverifikasi administrasi, ada sekitar 30 persen sudah terverifikasi faktual.

"Data yang masuk sudah sekitar 30 persen. Prosesnya masih panjang," kata Ketua KPU Solo Nurul Sutarti saat dihubungi detikcom, Kamis (2/7/2020).

Menurutnya, proses tahapan Pilkada Solo, khususnya terkait verifikasi berkas perseorangan masih akan berlangsung panjang. Tahapan verfak di tingkat kelurahan yang saat ini berlangsung akan berakhir hingga 12 Juli 2020.

"Kemudian tanggal 13-19 Juli tahapan berlanjut dengan rekapitulasi di tingkat kecamatan. Lalu dilanjutkan rekapitulasi di tingkat kota pada 20-21 Juli 2020," kata Nurul.

Apabila jumlah dukungan tidak memenuhi syarat, maka pasangan Bajo, sebutan dari pasangan Bagyo-Supardjo, harus mengganti berkas yang tidak memenuhi syarat sebanyak dua kali lipat.

"Penyerahan syarat dukungan perbaikan dilakukan pada 25-27 Juli 2020. Setelah itu kembali kita lakukan verifikasi administrasi, jika memenuhi syarat, kita lakukan verifikasi faktual mulai 8 Agustus 2020," ujarnya.

Jika pasangan Bajo lolos dalam rekapitulasi di tingkat kota pada 20-21 Agustus 2020, maka mereka baru bisa mendaftarkan diri menjadi peserta Pilkada pada 4-6 September 2020.

"Pendaftaran ini tidak hanya untuk calon perseorangan tetapi termasuk calon dari parpol juga mendaftar pada waktu yang sama. Baru mereka mengikuti proses pencalonan, seperti pemeriksaan kesehatan, verifikasi persyaratan, hingga penetapan calon pada 23 September 2020," katanya.

Sementara itu, jalur partai politik diprediksi hanya akan mengeluarkan satu pasang calon, yakni yang diusung oleh PDIP yang memiliki 30 dari 45 kursi DPRD Solo. Sedangkan partai lain harus berkoalisi untuk mendapatkan jumlah 9 kursi jika ingin mengusung calon.

Kini masih ada PKS dengan 5 kursi, lalu PAN, Gerindra dan Golkar masing-masing 3 kursi, serta PSI 1 kursi. Sementara Gerindra, Golkar dan PSI cenderung akan mendukung PDIP.

Namun saat ini PDIP belum menentukan nama yang akan maju dalam Pilkada Solo. Tiga nama terkuat yakni putra Presiden Joko Widodo Gibran Rakabuming Raka, Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo dan anggota DPRD Solo Teguh Prakosa.

(rih/sip)