Terciduk Razia Masker di Klaten, 67 Orang Kena 'Setrap'

Achmad Syauqi - detikNews
Rabu, 01 Jul 2020 15:26 WIB
Razia warga tak bermasker di Klaten, Rabu (1/7/2020)
Foto: Razia warga tak bermasker di Klaten, Rabu (1/7/2020) (Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten menggelar razia warga yang tidak memakai masker di Simpang Lima Bramen, dan Kecamatan Kedan. Hasilnya ada 67 warga yang terciduk tak bermasker dan e-KTP miliknya disita.

Razia berlangsung pada pukul 09.00-10.30 WIB hari ini. Pantauan detikcom di lokasi, Rabu (1/7), razia di Simpang Lima Bramen dipimpin Ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Corona atau COVID-19 Kabupaten Klaten, Sri Mulyani. Para pengendara sepeda motor maupun mobil yang tidak mengenakan masker diberhentikan petugas.

Mereka lalu diberi surat tilang dan diminta meninggalkan e-KTP miliknya. Beberapa warga tampak ada yang pulang mengambil masker maupun membeli di pedagang terdekat di lokasi.

Sementara itu, di Kecamatan Pedan razia tersebut dilakukan di jalan dan dilanjutkan ke pasar hewan. Sejumlah warga juga tampak disita e-KTPnya.

"Ada 67 e-KTP yang semua kita sita. Sebagian langsung di ambil di lokasi setelah membawa masker dan sebagian ada yang diambil di kantor Satpol PP," ungkap Plt Kasatpol PP Pemkab Klaten, Rabiman saat dimintai konfirmasi via telepon seusai razia di Klaten, Rabu (1/7/2020).

Rabiman menyebut ke-67 e-KTP yang disita itu merupakan gabungan dari penindakan di dua titik. Pihaknya pun berencana untuk melakukan razia ini secara rutin.

"Untuk e-KTP di Bramen ada 37 lembar dan di Pedan ada 30 lembar. Yang disanksi nyapu jalan belum ada tapi malam kita lanjutkan patroli," tutur Rabiman.

Tonton video 'Ketua IDI: Face Shield Tak Berarti Jika Tanpa Masker':

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2