Polisi Klaten Ciduk 3 Pengedar dan Sita Duit Palsu Hampir Setengah Miliar

Achmad Syauqi - detikNews
Senin, 29 Jun 2020 13:51 WIB
Rilis penangkapan pengedar uang palsu di Klaten (
Foto: Rilis penangkapan pengedar uang palsu di Klaten (Achmad Syauqi)
Klaten -

Polisi menciduk tiga orang komplotan pencetak dan pengedar uang palsu (upal) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Ribuan lembar uang palsu senilai Rp 465,7 juta dan 20 lembar dolar palsu disita polisi.

Ketiga pelaku yakni Nurcholik (45) warga Kampung Cipunten Agung, Pandeglang; Totok Hermawan (52) warga Perum BTN Laila, Jambi; dan Adam Hermawan (50) warga Citarik, Sukabumi.

"Ada tiga orang yang kita tangkap. Satu orang ditangkap di Klaten dan kita kembangkan menangkap dua orang lagi di Salatiga," jelas Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu saat jumpa pers di Mapolres Klaten, Jalan Diponegoro, Klaten, Senin (29/6/2020).

Kasus ini terungkap pada Kamis (25/6) lalu. Kala itu Nur hendak bertransaksi uang palsu upal di Desa Gedaren, Kecamatan Jatinom dan langsung ditangkap.

Dari penyelidikan polisi kedua pelaku lainnya lalu ditangkap di kontrakannya di Salatiga. Edy mengatakan dari tangan ketiga pelaku itu diamankan uang palsu siap edar, alat, hingga uang yang belum dipotong.

"Yang kita sita senilai Rp 465,7 juta. Terdiri dari uang pecahan Rp 50 ribu sebanyak 5.876 lembar dan pecahan Rp 100 ribu sebanyak 1.716 lembar," jelas Edy.

Edy menuturkan ketiga pelaku merupakan komplotan yang beraksi di beberapa kota, seperti di Jawa Barat maupun Jawa Tengah.

"Ini sindikat. Sudah beberapa kali melakukan, seperti di Bandung tapi bubar tak jadi diedarkan dan di Semarang sudah dicetak Rp 15 juta," sambung Edy Suranta.

Edy mengatakan pihaknya juga menyita 20 lembar mata uang dolar palsu. Dari pengakuan pelaku, mata uang dolar itu masih eksperimen.

"Saat itu juga kita temukan uang dolar. Tapi menurut yang bersangkutan uang dolar masih sebatas eksperimen," jelas Edy.

Tonton juga video 'Pengedar Uang Palsu di Purwakarta Diciduk Polisi!':

Selanjutnya
Halaman
1 2