Maret-Mei, 48 Kecelakaan Melibatkan Pesepeda di Jalanan Yogyakarta

Jauh Hari Wawan S - detikNews
Sabtu, 27 Jun 2020 18:36 WIB
Ilustrasi sepeda.
Ilustrasi sepeda. Foto: Unsplash/Negan Scofield
Yogyakarta -

Ditlantas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat periode bulan Maret hingga Mei 2020 terjadi 48 kasus lakalantas yang melibatkan pesepeda. Dari 48 kasus itu, 4 orang meninggal.

"Dari Maret hingga Mei, kami mencatat ada 48 kejadian kecelakaan yang melibatkan pesepeda, kemudian dari jumlah itu ada 4 orang meninggal," kata Dirlantas Polda DIY Kombes I Made Agus Prasetya saat dihubungi wartawan, Sabtu (27/6/2020).

Secara umum, Made Agus mengungkapkan, sejak Maret hingga Mei terjadi 1.057 lakalantas. Mayoritas terjadi di jalur utama.

"Ada 1.057 kejadian dari Maret-Mei. Lakalantas terjadi di jalur utama, mayoritas di Sleman dan Bantul," ungkapnya.

"Saya sudah perintahkan kasat (lantas) di wilayah tersebut untuk memberikan perhatian terkait laka yang melibatkan pesepeda ini," imbuhnya.

Menurut Made Agus, ada banyak faktor yang menyebabkan kecelakaan yang melibatkan pesepeda. Namun, yang menjadi perhatiannya yaitu faktor tidak taatnya pesepeda terhadap aturan lalu lintas.

"Terkait pengendara sepeda, di undang-undang sudah diatur agar para pengendara lain menghormati pejalan kaki dan pesepeda. Tapi di era new normal ini karena euforia pesepeda tinggi kami imbau agar pesepeda juga menghormati pengguna jalan lain," pintanya.

Selain menghormati pemakai jalan lain, untuk mengantisipasi lakalantas, pihaknya akan menerjunkan anggota untuk memberikan imbauan di lapangan.

"Sanksi sejauh ini masih teguran secara simpatik juga akan diberikan kepada pesepeda agar tertib di jalan dan tidak bergerombol," tutupnya.

(rih/rih)