Dalam 5 Bulan, BPJS Kesehatan KC Pati Mengaku Merugi Rp 239,7 M

Arif Syaefudin - detikNews
Senin, 22 Jun 2020 21:42 WIB
Mahkamah Agung (MA) membatalkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Keputusan pembatalan kenaikan iuran tersebut menuai beragam respon dari masyarakat.
(Foto: Wisma Putra)
Pati -

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kantor Cabang (KC) Pati mengungkap bahwa sejak bulan Januari hingga Mei 2020 mengalami kerugian hingga senilai Rp 239,7 miliar.

BPJS Kesehatan KC Pati sendiri menaungi sebanyak tiga kabupaten di Jawa Tengah, yakni Kabupaten Pati, Kabupaten Rembang dan Kabupaten Blora.

Pj Kepala BPJS Kesehatan KC Pati, Maya Susanti memerinci angka tersebut muncul berdasarkan kalkulasi antara anggaran yang dikeluarkan oleh BPJS Kesehatan KC Pati dengan jumlah iuran yang terkumpul dari peserta.

"Sejak Januari sampai Mei 2020 kemarin di tiga kabupaten, kita harus mengeluarkan dana hingga kisaran Rp 394,4 miliar itu untuk tanggungan di rumah sakit dan Puskesmas," papar Maya kepada wartawan, Senin (22/6/2020).

"Sementara collecting yang sudah kita terima dari berbagai golongan peserta, total senilai Rp 154,7 miliar. Sehingga ada minus Rp 239,7 miliar," imbuhnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2