Cerita di Balik Tradisi Warga Kudus Pilih Sembelih Kerbau, Bukan Sapi

Dian Utoro Aji - detikNews
Senin, 22 Jun 2020 14:59 WIB
Kompleks menara, masjid, dan makam Sunan Kudus, di Kudus, Jawa Tengah.
Kompleks menara, masjid, dan makam Sunan Kudus, di Kudus, Jawa Tengah. (Foto: Dian Utoro Aji/detikcom)
Kudus -

Hewan kurban yang disembelih saat hari raya Idul Adha di Indonesia pada umumnya adalah sapi, kambing atau domba. Namun berbeda di Kabupaten Kudus, hewan kurban sapi di ganti dengan kerbau.

Sejarawan Kudus, Edi Supratno mengungkapkan sejarah di balik masyarakat Kudus yang tidak menyembelih sapi tersebut.

"Setahu saya, kebiasaan tidak memotong sapi di Kudus merujuk kepada sikap Sunan Kudus menghormati penduduk Kudus era itu (zaman Sunan Kudus)," kata Edi Supratno saat dihubungi detikcom, Senin (22/6/2020).

Edi menjelaskan, tradisi tidak menyembelih sapi saat Idul Adha di Kudus berawal saat Ja'far Shadiq atau Sunan Kudus datang ke Kudus pada abad ke-16. Mayoritas penduduk Kudus saat itu memeluk agama Hindu.

Sebagai bentuk menghormati orang Hindu pada zaman itu, Sunan Kudus tidak menyembelih sapi. Karena hewan sapi merupakan hewan suci bagi umat Hindu.

"Mayoritas penduduknya memeluk agama Hindu yang dalam keyakinan mereka sangat menghormati sapi. Karena itu untuk menarik simpati dakwahnya, Sunan Kudus tidak menyembelih sapi. Semata-mata menjaga hubungan baik dengan sesama (horizontal)," terang Edi yang juga dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Budaya Islam (STIBI) Syekh Jangkung, Pati.

Hingga akhirnya, sikap Sunan Kudus tersebut masih dilakukan oleh masyarakat di Kudus sampai saat ini. Seperti saat Idul Adha, umat muslim tidak menyembelih sapi melainkan diganti dengan kerbau.

"Sampai saat ini penghormatan itu masih berlanjut meskipun ada sebagian yang masyarakat Kudus yang menyembelih sapi. Misalnya saat hari raya kurban. Alasannya tidak ada larangan dalam agama," ujar Edi.