Polisi Selidiki Motif di Balik Penyerangan Wakapolres Karanganyar

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 21 Jun 2020 20:05 WIB
Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi datangi RSUD Karanganyar. Kedatangannya untuk menjenguk Wakapolres Karanganyar yang sebelumnya diserang orang tak dikenal.
Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi di RSUD Karanganyar, Minggu (21/6/2020). (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Karanganyar -

Wakapolres Karanganyar Kompol Busroni diserang orang tak dikenal saat akan melaksanakan susur gunung di Gunung Lawu siang tadi. Polisi masih menyelidiki motif di balik penyerangan tersebut.

"Sejauh ini belum diketahui identitas dan dugaan motif pelaku. Masih dalam penyelidikan," ujar Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Minggu (21/6/2020).

Luthfi menjelaskan, Busroni diserang dengan menggunakan senjata tajam. Namun Busroni berhasil menangkis serangan itu memakai tongkat pendaki gunung.

"Meski bisa ditangkis menggunakan tongkat pendaki, namun tangan kirinya terkena sabetan pisau," lanjutnya.

Sopir Busroni yakni Bripda Arif Ariyono yang berupaya membantu ikut terluka sabetan senjata tajam di leher kanan dan punggungnya. Seorang relawan juga terluka dalam peristiwa ini. Sedangkan pelaku akhirnya dilumpuhkan polisi dengan bantuan relawan.

"Setelah dibantu relawan yg saat itu melihat mengambil batu dan melemparnya mengenai kepala pelaku, namun tetap juga akan menyerang dengan pisau dan akhirnya dilumpuhkan dengan tembakan 3 kali mengenai paha pelaku," lanjutnya.

Setelah sempat dilarikan ke Puskesma, pelaku akhirnya meninggal dunia. Hingga saat ini identitas pelaku belum terungkap.

(sip/sip)