Sudah 3 Bulan, Jalan Keluar Masuk Permukiman di Demak Ini Terendam Rob

Mochamad Saifudin - detikNews
Kamis, 18 Jun 2020 17:33 WIB
Warga melintas di jalan Dukuh Mondoliko, Desa Bedono Kecamatan Sayung, Demak yang terendam banjir rob, Kamis (18/6/2020).
Warga melintas di jalan Dukuh Mondoliko, Desa Bedono Kecamatan Sayung, Demak yang terendam banjir rob, Kamis (18/6/2020). (Foto: Mochamad Saifudin/detikcom)

"Kami berharap adanya perhatian khusus dan upaya yang konkret dari pemerintah khususnya di wilayah pesisir Sayung, lantaran sudah terdampak banjir rob berpuluh tahun, agar warga bisa berkehidupan layak dan nyaman," harap Agus.

Sementara itu salah satu warga, Suwarno (51) yang pulang dari kerja proyek, mengaku pernah terpeleset saat melintasi jalan dusun tersebut. Hal itu lantaran selama tiga bulan jalan tak pernah kering dari rob.

"Saya pernah terpeleset. Warga sini banyak yang terpeleset, sering, karena kondisi jalan yang tak pernah kering hingga tiga bulanan," terangnya.

Suwarno berharap ada peninggian di jalan yang menjadi satu-satunya akses keluar masuk warga Dukuh Mondoliko tersebut.

Warga melintas di jalan Dukuh Mondoliko, Desa Bedono Kecamatan Sayung, Demak yang terendam banjir rob, Kamis (18/6/2020).Warga melintas di jalan Dukuh Mondoliko, Desa Bedono Kecamatan Sayung, Demak yang terendam banjir rob, Kamis (18/6/2020). Foto: Mochamad Saifudin/detikcom

Sementara itu warga lainnya, Kusrinah memilih menuntun sepeda yang ia kendarai saat melintas di jalan Dukuh Mondoliko yang terendam rob itu. Saat ditemui di lokasi, Kusrinah mengaku dari Pasar Kecamatan Sayung. Ia tampak menyopot alas kaki sebelum melewati jalan yang terendam rob.

"Lunyu, mas. Tapi nek kulo dituntun, nek ditumpaki gih mesti dawahe, wong lunyu kok mas (Licin, mas. Tapi kalau saya memilih menuntun sepeda, kalau dikendarai ya pasti jatuh, kondisinya licin)," ujar Kusrinah dengan memegangi sepeda yang terpasang aneka belanja pasar ditaruh dalam tas anyaman plastik, kardus, dan dua drum.

Kusrinah berharap adanya relokasi dari pemerintah lantaran banjir rob tak hanya berdampak pada fasilitas umum namun juga rumah warga.

Halaman

(rih/ams)