19 Ton Rokok Ilegal Senilai Rp 7 M di Kudus Dimusnahkan

Dian Utoro Aji - detikNews
Kamis, 18 Jun 2020 16:20 WIB
Pemusnahkan 19 ton rokok ilegal di Kudus, Kamis (18/6/2020)
Foto: Pemusnahan 19 ton rokok ilegal di Kudus (Dian Utoro Aji/detikcom)
Kudus -

Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya (KPPBC) Kudus memusnahkan 19 ton rokok ilegal. Total perkiraan nilai barang yang dimusnahkan Rp 7,33 miliar dengan potensi kerugian negara mencapai Rp 5,01 miliar.

"Hari ini kita melakukan pemusnahan sebanyak 19 ton rokok ilegal. Ini merupakan penindakan periode September 2019 hingga Maret 2020. Ini sudah mendapatkan persetujuan dan ditetapkan menjadi Barang Milik Negara (BMN)," kata Kepala KPPBC Tipe Madya Kudus Gatot Sugeng Wibowo saat jumpa pers di kantornya di Jalan AKBP Agil Kusumadya, Kudus, Kamis (18/6/2020).

Gatot mengatakan 19 ton itu terdiri dari 11.914.543 batang sigaret kretek mesin (SKM), dan 1.600 batang sigaret kretek tangan (SKT). Selain itu juga ada alat pemanas 157 buah, lima alat giling tembakau, pita cukai diduga palsu ada 30.323 keping.

"Dengan total keseluruhan ada 19 ton dengan perkiraan nilai barang sebesar Rp 7,33 miliar dan potensi kerugian negara Rp 5,01 miliar," jelasnya.

Pemusnahan itu dilakukan dengan membakar sebagian rokok ilegal secara simbolis di Kantor Bea Cukai Kudus. Kemudian selanjutnya seluruh barang dimusnahkan dengan cara ditimbun di tempat pembuangan akhir (TPA) di Sukoharjo, Kabupaten Pati.

"Secara simbolis pemusnahan dilakukan di halaman kantor Bea Cukai Kudus dan sisanya akan dimusnahkan dengan dibakar di TPA Sukoharjo, Pati," jelasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2