Ada yang Tak Bisa Akses Situs PPDB Jateng? Ganjar Ungkap Penyebabnya

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Rabu, 17 Jun 2020 14:11 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menjelaskan soal PPDB Jateng, Rabu (17/6/2020).
Foto: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menjelaskan soal PPDB Jateng, Rabu (17/6/2020). (Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang -

Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jawa Tengah sudah dibuka mulai hari ini, tapi ternyata sudah ada beberapa keluhan salah satunya kesulitan akses situs pendaftaran. Hal itu ternyata disebabkan adanya kuota untuk mengakses situs tersebut.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan setidaknya sudah ada tujuh orang yang menanyakan soal PPDB Jateng karena kesulitan mengakses situs pendaftaran. Ada yang tidak bisa mengakses situs PPDB Jateng karena memang pendaftaran belum dibuka, ada pula yang gagal karena terkait administrasi.

"Hari ini dimulai tapi sudah ada yang rada (agak) kesusu buka pagi-pagi, belum buka," kata Ganjar kepada wartawan di kantornya, Rabu (17/6/2020).

Kemudian ada juga yang lapor tidak bisa mengakses situs pendaftaran meski jam pendaftaran dibuka. Ganjar kemudian menanyakan hal itu kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah.

"Ada yang bilang hang, 'Pak, server hang'. Bukan hang, durung (belum) buka. Ternyata belum buka. Setelah buka, hang lagi, saya cek ke dinas kok sudah buka (tapi) masih hang. Ternyata (kuota) sudah penuh," ujar Ganjar.

'Penuh' yang dimaksud ternyata soal kuota akses masuk situs pendaftaran yang terhubung dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Dalam satu hari, jelas Ganjar, akses kuota yang diberikan yakni 300 ribu NIK, dan ternyata tidak mencukupi. Maka ia akan berkoordinasi dengan dengan Dukcapil pusat dan Dispermasdesdukcapil Jawa Tengah.

"Kita membatasi per hari 300 ribu data yang bisa diakses dengan basis data NIK. Asumsi kami 300 ribu cukup ternyata hari ini sudah lebih. Maka kami minta akses agar sehari bisa dibuka hingga 1 juta," jelasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2