Bisa Dicontoh, Menanam Padi Tanpa Harus di Sawah dengan Metode Hidroganik

Eko Susanto - detikNews
Senin, 08 Jun 2020 18:45 WIB
Muh Khoirul Soleh yang menaman padi dengan hidroganik di atas kolam ikan miliknya di Magelang, Senin (8/6/2020).
Muh Khoirul Soleh yang menaman padi dengan hidroganik di atas kolam ikan miliknya di Magelang, Senin (8/6/2020). (Foto: Eko Susanto/detikcom)

Selama menanam padi dengan hidroganik, katanya, hama yang menyerang adalah walang, wereng dan burung emprit. Untuk gulma tidak ada karena media tanamnya cuma kompos dan sekam bakar dengan perbandingan 3 banding 1.

"Ini bisa dibilang organik. Penyemprotan pakai organik. Media tanam cuma kompos dan sekam bakar dengan perbandingan 3 banding 1. Untuk penyemprotan dengan empon-empon dan lain-lainnya," tutur Irul.

Irul menyebutkan, untuk membuat media tanam ini total dia menghabiskan dana sekitar Rp 7 juta, yakni untuk membeli paralon ukuran 4 inci, baja ringan dan cup menanam bibit padi.

Sekalipun baru mencoba menanam padi dengan hidroganik, Irul mengaku sejauh ini sudah ada yang memesan untuk dibuatkan media tanam tersebut. Pesanan tersebut datang dari Bogor, Jawa Barat.

"Ini sudah ada pesanan dari Bogor untuk dibuatkan. Mereka tahu dari Facebook saya. Saya belajar autodidak, langsung dipraktikkan langsung. Pesanan dari Bogor dengan ukuran 10x10 meter dua tempat. Setelah lockdown lepas, kemungkinan kita langsung ke sana," ujarnya.

Menyinggung sirkulasi air, kata dia, setiap hari air menyala terus. Ia memakai pompa akuarium yang mengambil dari kolam terus disalurkan menuju semua paralon. Nantinya, air akan sampai ujung paralon dan masuk kembali ke kolam dengan air yang sudah bersih.

"Kotoran ikan tersaring di akar padi. Nanti air yang keluar dari paralon itu tambah bersih," tutur Irul.

Menanam model ini, katanya, cocok bagi mereka yang tidak memiliki lahan dan lokasi yang susah air. Bisa membuat kolam ikan dengan terpal, nantinya di atasnya digunakan untuk menanam padi.

Halaman

(rih/sip)